Berita

Kericuhan Aksi Mahasiswa Papua di Jayapura: Mobil Dibakar, Sejumlah Orang Terluka

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ribuan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanah Adat Papua menggelar aksi demonstrasi di Kota Jayapura pada Rabu (15/10/2025), berujung ricuh di kawasan Lingkaran Abepura.

Bentrokan antara massa dan aparat menyebabkan dua mobil dinas Polri rusak, satu unit mobil PDAM dibakar, serta sejumlah aparat dan warga sipil mengalami luka akibat lemparan batu.

Kericuhan pecah ketika massa memaksa melakukan long march keluar dari area yang disepakati dengan aparat. Aparat mencoba membubarkan massa menggunakan gas air mata, namun situasi memanas ketika beberapa demonstran melempari polisi. Eben Tabuni, salah satu aktivis mahasiswa, dilaporkan terkena panah wayer, sementara Jefri Tibul diamankan aparat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Wakil Koordinator Aksi, Stenli Dambujai, menegaskan bahwa aksi ini menuntut penghentian perampasan tanah adat, penarikan militer dari wilayah adat, penghentian proyek strategis nasional, dan perlindungan hak-hak masyarakat Papua.

“Ini tanah kami, tapi kami dihadang ketika menyuarakan hak kami. Negara harus hadir untuk melindungi, bukan mengancam,” tegas Stenli.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Fredrickus W. A. Maclarimboen, menekankan bahwa aksi belum berizin. Ia menjelaskan aparat memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, namun massa bersikeras melakukan long march dan menutup jalan utama, sehingga terpaksa dilakukan pembubaran paksa.

Hingga sore, situasi di Lingkaran Abepura dan sekitar kampus Universitas Cenderawasih mulai kondusif. Aktivitas warga berangsur normal, meski bekas kebakaran dan puing-puing masih berserakan di jalan. Para mahasiswa menegaskan komitmen mereka untuk terus memperjuangkan hak-hak masyarakat adat Papua. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

KNPB Nabire Gelar Pendidikan Politik bagi Sektor Yamewa, Bahas Sejarah dan Struktur Organisasi

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire menggelar pendidikan politik bagi anggota…

7 jam ago

Hadapi KLB Campak, Puskesmas Mokwam Siapkan ORI dan Kejar Cakupan 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat…

7 jam ago

Masyarakat Tibai Minta Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Nabire Buka Akses Jalan Darat dan Listrik

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Kampung Tibai, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

7 jam ago

100 lebih Mahasiswa Yahukimo Kehilangan Tempat Tinggal, Mengungsi di Gereja GIDI Manokwari

MANOKWARI, TOMEI.ID | Lebih dari 100 mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang sedang menempuh…

10 jam ago

Jembatan Gantung Sungai Minabu Mulai Terwujud, Warga Pugisiga Apresiasi Pemkab Intan Jaya

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Pembangunan jembatan gantung di Sungai Minabu yang menghubungkan Kampung Pugisiga dan…

1 hari ago

PASTI Kukuhkan Pengurus DPW dan DPC di Delapan Kabupaten Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Pusat Partai Setara Indonesia (DPP PASTI) mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan…

1 hari ago