Berita

KNPB Balim Barat Soroti Operasi Militer di Lanny Jaya, Desak Pemda Lindungi Warga Sipil

TIOM, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim Barat menyoroti dampak operasi militer nonorganik di Kabupaten Lanny Jaya. Organisasi tersebut menilai pengerahan aparat memperburuk situasi kemanusiaan, memicu korban sipil, serta memaksa sebagian warga mengungsi.

Menurut KNPB, sejak pengemboman di Kampung Igemuli beberapa bulan lalu, dua warga, Yoban Wenda dan Wiringga Wenda, dilaporkan hilang dan hingga kini belum ditemukan.

Akibat situasi itu, warga disebut meninggalkan rumah, ternak, dan kebun untuk mengungsi ke Kampung Wunambugu demi menyelamatkan diri.

KNPB juga melaporkan seorang perempuan berusia 18 tahun, Pedite Weya, tewas akibat ledakan granat pada 6 Juni 2026.

Berdasarkan laporan warga yang diterima KNPB, sejak insiden tersebut masyarakat yang hendak berburu atau mencari hasil hutan diwajibkan meminta izin kepada pos militer. Aktivitas warga juga disebut dipantau menggunakan drone.

KNPB menilai kondisi itu membatasi ruang gerak masyarakat sipil dan memperparah situasi kemanusiaan di wilayah tersebut.

Ketua KNPB Balim Barat, Demin Tabuni, menegaskan pengerahan militer dalam jumlah besar tidak menyelesaikan akar persoalan di Papua.

“Kami menilai pendoropan militer berskala besar hanya memperkeruh situasi darurat militer dan kemanusiaan tanpa menyelesaikan akar konflik Papua,” ujarnya.

Ia juga mendesak Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya segera mengambil langkah serius untuk mencegah bertambahnya korban sipil.

“Kami juga sampaikan kepada pemerintah Lanny Jaya agar merespon situasi secara serius untuk menghindari korban masyarakat sipil.”

KNPB menyebut kondisi serupa juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Lanny Jaya, seperti Kuyawage, Goa Balim, Balingga, dan Tiomnery. Organisasi itu mendesak agar militer nonorganik tidak bertindak sewenang-wenang dan tidak membatasi ruang gerak masyarakat sipil. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Puskesmas Amban Gencarkan Sweeping ORI Campak Rubela, Capaian 73,3 Persen Kejar Target 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | UPTD Puskesmas Amban terus menggencarkan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dan…

3 jam ago

Karcis PRF Gratis, Harol Kayame Imbau Penonton Tidak Miras dan Membawa Bahu Politik

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Koordinator Keamanan Papua Reggae Festival (PRF) XI, Harol Christian Doko Kayame,…

4 jam ago

Keberhasilan Pembangunan Papua Tengah Harus Dirasakan Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur…

4 jam ago

Nofit Nawipa: Gimbal dan Kribo Bukan Berarti Kriminal, Itu Identitas Orang Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Umum Dewan Kesenian Provinsi Papua Tengah (DKPT), Nofit Nawipa, menegaskan bahwa…

4 jam ago

Deinas Geley Dorong BLK UMKM di Mimika, Fasilitas Perikanan Poumako Disiapkan untuk Pengembangan 2027

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, melakukan kunjungan kerja dengan meninjau sejumlah…

15 jam ago

Deinas Geley Tegaskan GKII dan Kingmi Jangan Terpecah Lagi, Ajak Warga Hentikan Perang

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengajak jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia…

1 hari ago