Berita

KNPB Balim–Wamena Gelar Diskusi Peringatan 1 Mei, Angkat Isu Kemanusiaan di Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim–Wamena menggelar diskusi mimbar bebas dalam rangka memperingati 63 tahun peristiwa 1 Mei 1963.

Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat KNPB Balim–Wamena, Jumat (1/5/2026), dengan mengangkat tema “Papua Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan.”

Diskusi dimulai pukul 10.30 WIT dan diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Pdt. Alexander Maurin, S.Th. Dalam khotbahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga persatuan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah dinamika yang dihadapi masyarakat.

Selanjutnya, penanggung jawab kegiatan, Mardi Hiluka, menyampaikan pemaparan mengenai perjalanan sejarah politik Papua. Ia menyinggung sejumlah peristiwa penting, mulai dari Deklarasi 1 Desember 1961, Tri Komando Rakyat 19 Desember 1961, hingga Perjanjian New York 15 Agustus 1962 yang berujung pada penyerahan administrasi Papua kepada Indonesia pada 1 Mei 1963.

Menurutnya, pemahaman terhadap rangkaian sejarah tersebut menjadi bagian penting dalam melihat perkembangan situasi Papua saat ini.

Dalam sesi diskusi, berbagai tokoh dan perwakilan organisasi turut menyampaikan pandangan. Pdt. Alexander Maurin menekankan peran gereja sebagai ruang penguatan moral dan spiritual, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan.

Mantan tahanan politik, Linus Hiluka, menyampaikan pentingnya membangun kebersamaan antar elemen masyarakat. Ia menilai solidaritas menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Sementara itu, perwakilan GRPWP, Ferdi Doga, menyoroti kondisi sosial masyarakat dan mengajak semua pihak untuk melihat identitas bersama sebagai dasar persatuan. Pandangan serupa juga disampaikan perwakilan MAIP yang menekankan perlunya keterlibatan masyarakat sipil dalam mendorong langkah-langkah kolektif.

Dari unsur pemuda, Ketua KNPI Kabupaten Jayawijaya, Henggi Hilapok, menyatakan komitmen generasi muda untuk terus berperan aktif dalam merespons perkembangan situasi sosial. Ia menegaskan pentingnya menjaga tanggung jawab bersama demi masa depan masyarakat Papua.

Perwakilan mahasiswa dalam kesempatan yang sama menyampaikan harapan agar seluruh elemen kepemimpinan dapat memperkuat koordinasi dan kebersamaan, serta menegaskan kesiapan mahasiswa untuk tetap terlibat dalam ruang-ruang sosial kemasyarakatan.

Selain diskusi dan orasi, kegiatan juga diisi dengan pertunjukan seni berupa drama dan pembacaan puisi oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai komunitas.

Pada akhir kegiatan, Sekretaris KNPB Balim–Wamena, Yernias Kabak, membacakan pernyataan sikap yang kemudian diserahkan kepada perwakilan lembaga terkait, Firdaus Hilapok, selaku wakil nasional utusan wilayah adat Lapago.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Pdt. Martinus Aliknoe, yang kembali mengingatkan pentingnya persatuan, khususnya di kalangan generasi muda.

Koordinator lapangan, Erik Aliknoe, dalam arahannya menyampaikan bahwa seluruh kegiatan berlangsung dengan tertib dan terkendali hingga berakhir pada pukul 15.00 WIT.

Peringatan 1 Mei di Wamena ini menjadi bagian dari refleksi sejarah sekaligus ruang dialog bagi berbagai elemen masyarakat dalam menyampaikan pandangan terkait isu sosial dan kemanusiaan di Papua. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Dekan FK Uncen Tegaskan Jalur Mandiri Kedokteran Tetap Dibuka, Diprioritaskan untuk OAP Lewat Kerja Sama Pemda

JAYAPURA, TOMEI.ID | Polemik penutupan jalur mandiri umum (JMSB) pada Program Studi Kedokteran Universitas Cenderawasih…

12 jam ago

Kedudukan KAPP Pusat Dipastikan Tetap di Papua, Elpis Karoba Tegaskan Dasar Hukumnya Jelas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ketua Steering Committee Rapat Pleno BPD Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) enam…

14 jam ago

KNPB Mamberamo Tengah Kecam Penembakan Pelajar dan Warga Sipil di Kobakma

JAYAPURA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Mamberamo Tengah mengecam keras…

15 jam ago

Fakultas Kedokteran Uncen Didesak Buka Jalur Mandiri, OAP Harus Diprioritaskan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kebijakan penutupan jalur mandiri pada Program Studi Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen) menuai…

15 jam ago

Ketua DPR Papua Pegunungan Bantah Beri Arahan Politik Saat Tragedi Kali Uwe Woma

WAMENA, TOMEI.ID |  Ketua DPR Papua Pegunungan, Yos Elopere, membantah tudingan yang menyebut dirinya memberikan arahan…

15 jam ago

Forum Papua Ditutup, Gubernur Papua Tengah Tegaskan Otsus Harus Tepat Sasaran dan Berpihak pada OAP

TIMIKA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa percepatan pembangunan Papua membutuhkan sinergi…

1 hari ago