Berita

Laurensia Petege: Kerja Sama dengan LPK IKMTC Strategis Bangun SDM Dogiyai

MIMIKA, TOMEI.ID | Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dogiyai, Laurensia Petege, menyebut kerja sama Pemerintah Kabupaten Dogiyai dengan Lembaga Pelatihan Kerja Idaman Karya Mandiri Training Center (LPK IKMTC) Mimika sebagai langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan siap kerja di Bumi Dogiyai.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan pembukaan Pelatihan Alat Berat dan Permesinan bagi 45 Orang Asli Papua (OAP) asal Dogiyai, yang dilaksanakan di Kantor LPK IKMTC, Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu, 6 Agustus 2025.

Diketahui, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Disnakertrans Dogiyai dan LPK IKMTC sebagai bentuk komitmen bersama dalam peningkatan kapasitas tenaga kerja Papua.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini. Bukan hanya di tahun ini, tetapi sudah berjalan sejak tahun 2023 dan 2024. Hasilnya nyata, karena alumni pelatihan sebelumnya kini telah mampu mengoperasikan alat berat dan permesinan, serta membuka peluang kerja baru bagi mereka dan keluarga,” ujar Laurensia Petege dalam keterangannya, Kamis (7/8/2025).

Menurutnya, kerja sama lintas daerah seperti ini sangat penting untuk mengisi kekosongan tenaga kerja terampil di sektor konstruksi, pertambangan, dan industri lainnya. Dengan dukungan Dana Otonomi Khusus (Otsus), Pemerintah Kabupaten Dogiyai berkomitmen membekali generasi mudanya dengan keterampilan teknis dan sertifikasi resmi.

Lebih lanjut, Laurensia menekankan pentingnya keseriusan dan kedisiplinan peserta selama mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 20 hari. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara optimal dan membawa pulang bekal keterampilan yang dapat diterapkan langsung di daerah asal.

“Saya minta seluruh peserta agar fokus dan sungguh-sungguh. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Ke depan, kalianlah yang akan menjadi tenaga kerja terampil yang ikut membangun Dogiyai,” tegasnya.

Sebagai informasi, pelatihan ini dilaksanakan di bawah supervisi LPK IKMTC yang telah terakreditasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dengan sertifikat resmi yang dapat digunakan untuk melamar kerja di berbagai perusahaan nasional, termasuk di kawasan industri besar seperti PT Freeport Indonesia.

Dengan semangat kolaborasi yang terus terjaga, Pemerintah Kabupaten Dogiyai berharap pelatihan ini akan melahirkan generasi muda Papua yang mandiri, produktif, dan mampu bersaing di dunia kerja profesional. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

SK Mendagri Sudah Terbit, Wamendagri Desak 11 Anggota DPRP Papua Pegunungan Segera Dilantik

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

1 jam ago

HUT ke-54 Pemuda Sinar Bintang Daud, Teguhkan Iman dan Regenerasi Menuju 100 Tahun

DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…

1 jam ago

Klarifikasi, Nanci Tegaskan Tak Usir Wartawan dari RDP: Forum Disebut Bersifat Terbatas

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…

2 jam ago

Solidaritas Merauke Desak PSN Papua Selatan Dihentikan Usai Pemerintah Janji Setop Deforestasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…

7 jam ago

Diundang Meliput, Wartawan Malah Diusir dari RDP oleh DPRK Nabire, Ada Apa?

NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…

8 jam ago

LBH Papua Laporkan Dugaan Penganiayaan Ketua MPM Uncen oleh Anggota Polresta Jayapura ke Polda Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…

9 jam ago