NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa resmi menyiapkan tiga titik nonton bareng (nobar) akbar dan gratis di Nabire untuk menyambut laga penentuan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada babak play-off promosi Liga 1 musim 2026/2027.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat Papua Tengah terhadap perjuangan Persipura dalam merebut satu tiket terakhir menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Laga krusial itu akan berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (8/5/2026) pukul 17.00 WIT, dan diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menentukan bagi kebangkitan Mutiara Hitam.
“Besok Persipura main di Stadion Lukas Enembe Sentani lawan Adhyaksa, kami di Papua Tengah siapkan tiga tempat untuk kita nonton bareng (nobar). Di halaman kantor Samsat Jalan Merdeka Nabire, Pantai Maf, dan halaman kantor Gubernur,” ujar Gubernur Meki Nawipa saat ditemui di kediamannya, Kamis (7/5/2026).
Gubernur Meki menegaskan, penyediaan lokasi nobar bukan sekadar agenda menonton bersama, tetapi menjadi simbol dukungan, solidaritas, persatuan, kebanggaan, semangat, dan kecintaan masyarakat Papua terhadap Persipura sebagai ikon sepak bola Tanah Papua.
Menurutnya, Persipura bukan hanya milik satu wilayah, melainkan simbol kebanggaan seluruh orang Papua, termasuk masyarakat Papua Tengah yang selama ini terus memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan Mutiara Hitam.
“Persipura bukan hanya milik satu daerah, tapi milik seluruh masyarakat Papua, termasuk kami di Papua Tengah. Kemenangan mereka adalah kebanggaan kita semua. Karena tiket stadion sudah habis terjual, kami siapkan tempat-tempat nyaman, aman, luas, dan representatif agar warga bisa berkumpul, bersorak, dan mendoakan kemenangan bersama,” katanya.
Tiga titik nobar resmi yang disiapkan pemerintah meliputi Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah sebagai pusat utama nobar, Jalan Merdeka Nabire yang menggunakan videotron milik Setda Papua Tengah, serta Pantai Maf Nabire yang menjadi titik berkumpul masyarakat dan keluarga.
Seluruh lokasi akan dibuka mulai pukul 15.30 WIT atau dua jam sebelum pertandingan dimulai. Pemerintah juga memastikan seluruh fasilitas pendukung seperti layar lebar, sistem audio, pengamanan, dan kenyamanan masyarakat telah dipersiapkan secara maksimal.
Selain itu, pemerintah daerah mengimbau seluruh masyarakat dan suporter agar tetap menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, sportivitas, dan semangat persaudaraan selama kegiatan berlangsung.
Gubernur Meki menambahkan, momentum ini menjadi bukti bahwa masyarakat Papua tetap memiliki ikatan persaudaraan yang kuat meskipun wilayah administratif telah terbagi ke dalam beberapa provinsi baru.
Menurutnya, dukungan terhadap Persipura merupakan simbol persatuan identitas dan kebanggaan kolektif masyarakat Papua di tengah dinamika pembangunan daerah.
“Kita punya identitas yang sama, punya kebanggaan yang sama. Ketika Persipura bertanding, Papua Tengah pun bertanding bersama mereka. Kami berharap seluruh masyarakat dari Nabire, Paniai, Deiyai, Dogiyai, hingga Intan Jaya dapat berkumpul, berdoa, dan bersorak satu suara untuk kemenangan Persipura,” ujarnya.
Pertandingan Persipura kontra Adhyaksa FC dipastikan berlangsung panas, sengit, emosional, kompetitif, penuh tekanan, dan sarat gengsi karena pemenangnya akan langsung mengamankan satu tiket terakhir promosi ke Super League atau Liga 1 musim 2026/2027.
Seluruh mata masyarakat Papua kini tertuju ke Stadion Lukas Enembe dengan harapan besar Persipura mampu kembali bangkit dan bersinar di panggung utama sepak bola Indonesia. [*].









