Berita

Mahasiswa Asal Puncak Jatuh ke Laut Saat Berlayar dengan KM Gunung Dempo, Pencarian Masih Berlangsung

MANOKWARI, TOMEI.ID | Seorang mahasiswa asal Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dilaporkan jatuh ke laut saat menumpangi Kapal Motor (KM) Gunung Dempo dalam perjalanan dari Manokwari menuju Nabire, Selasa (23/6/2026). Hingga berita ini diterbitkan, korban belum ditemukan dan proses pencarian masih terus berlangsung.

Korban diketahui bernama Heri Wonda, tengah menempuh pendidikan di Kota Studi Manokwari. Saat kejadian, ia berada dalam rombongan mahasiswa asal Puncak se-Kota Studi Manokwari yang melakukan perjalanan menuju Nabire.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya berada di area luar dek 7 sisi kanan kapal. Sekitar pukul 16.37 WIT, korban disebut terbangun dari istirahat dan diduga hendak menuju dek 6. Saat berpindah posisi, korban dilaporkan melewati bagian luar pagar kapal sambil berpegangan pada besi pembatas.

Namun, pijakan yang diduga tidak aman membuat korban kehilangan pegangan hingga terjatuh ke laut. Korban disebut sempat bertahan beberapa menit dengan berpegangan pada bagian kapal, tetapi akhirnya terlepas dan jatuh ke perairan.

Setelah insiden diketahui, pihak kapal disebut langsung memutar arah pelayaran untuk melakukan pencarian. Meski upaya pencarian segera dilakukan, hingga berita ini diterbitkan korban belum berhasil ditemukan.

Peristiwa tersebut memicu keprihatinan di kalangan mahasiswa Puncak se-Kota Studi Manokwari. Mereka menyampaikan doa dan harapan agar korban segera ditemukan, serta keluarga diberi kekuatan dalam menghadapi situasi tersebut.

“Kami mahasiswa Puncak se-Kota Studi Manokwari turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa saudara Heri Wonda. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar perwakilan mahasiswa.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan lanjutan mengenai hasil pencarian korban. Proses pencarian masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak terkait. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

70 Suspek Campak di Manokwari, Mince Wilil Dorong Respons Cepat dan ORI 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil, menekankan…

3 jam ago

Macuan Perkuat Respons KLB Campak, ORI Ditargetkan Capai 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Puskesmas Macuan, Distrik Masni Utara, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memperkuat kesiapan penanggulangan…

4 jam ago

Fahutan UNIPA Perkuat Kolaborasi Indonesia–Australia, Kebakaran Hutan Dibahas dalam Perspektif Terpadu

MANOKWARI, TOMEI.ID | Fakultas Kehutanan Universitas Papua (Fahutan UNIPA) memperkuat ruang akademik dan kolaborasi internasional…

4 jam ago

UNIPA Bahas Pengelolaan Kebakaran Terpadu, Indonesia–Australia Perkuat Ketahanan Iklim Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pengelolaan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia mulai diarahkan pada pendekatan terpadu…

7 jam ago

KNPB Nabire Desak Peninjauan Perjanjian 1962, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Minta Mediasi Internasional

NABIRE, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire kembali menyoroti persoalan sejarah dan…

8 jam ago

Dinsos Papua Pegunungan Salurkan Bantuan ke Tujuh Panti, Lima Titik Sudah Terjangkau

WAMENA, TOMEI.ID | Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Papua Pegunungan menyalurkan bantuan bahan pokok kepada panti…

8 jam ago