Berita

Mahasiswa Papua Tengah Tewas Ditusuk di Bantul, Diduga Dipicu Miras

JAKARTA, TOMEI.ID | Seorang mahasiswa asal Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan di kawasan Rowo Kalibayem Sidorejo, Ngestiharjo, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu pagi (17/1/2026).

Peristiwa tersebut diduga dipicu pengaruh minuman keras yang dikonsumsi korban dan pelaku sebelum kejadian berlangsung di lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Alexander Gobai (20), mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta. Korban diduga ditusuk oleh teman sesama mahasiswa, yang juga berasal dari Papua Tengah. Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Peristiwa penusukan terjadi sekitar pukul 07.45 hingga 08.30 WIB, di kawasan yang saat itu cukup ramai aktivitas warga. Sejumlah mahasiswa sempat berupaya membawa korban ke rumah sakit, namun korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusuk yang dialaminya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kalangan mahasiswa di Yogyakarta, sebelum kejadian korban dan pelaku diduga sama-sama berada dalam kondisi terpengaruh minuman keras. Pelaku disebut berinisial AD, yang merupakan teman dekat korban. Namun, kepolisian belum mengumumkan identitas lengkap pelaku secara resmi.

Sebelum insiden penusukan terjadi, seorang warga bernama Irkhamudin Pandhawa melaporkan adanya aksi teror oleh seorang pria tak dikenal sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan Rowo Kalibayem. Pria tersebut dilaporkan berteriak sambil menghunus senjata tajam dan sempat mengejar warga.

Pelapor berhasil menyelamatkan istri dan anaknya ke dalam mobil. Pelaku kemudian menusuk kap mobil sebelum melarikan diri. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke SPKT Polsek Kasihan.

Tak lama berselang, pihak kepolisian menerima laporan lain terkait adanya korban penusukan di lokasi berbeda, namun masih berada dalam satu kawasan.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal kepolisian, korban dan pelaku sebelumnya berboncengan sepeda motor. Kendaraan yang mereka kendarai menabrak pohon tanjung kecil hingga menyebabkan keduanya terjatuh.

Insiden tersebut memicu cekcok yang berujung perkelahian. Pelaku kemudian memukuli korban dan menusuk dada kiri korban menggunakan senjata tajam. Usai ditusuk, korban sempat berjalan ke arah utara sebelum akhirnya ambruk di depan rumah warga dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan korban mengalami luka tusuk di dada kiri berukuran sekitar 2 x 1 sentimeter, serta luka di pelipis kiri akibat terjatuh saat insiden berlangsung.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa setelah melakukan penusukan, pelaku sempat mengamuk sambil membawa senjata tajam dan menghadang warga sebelum melarikan diri.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Pelaku saat ini masih dalam pengejaran oleh aparat kepolisian setempat,” ujar Rita.

Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum berhasil mengamankan pelaku dan proses penyelidikan masih terus berlangsung secara intensif oleh jajaran Polres Bantul hingga saat ini. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba, KRI Sriwijaya dan Tantangan di Balik Hibah Italia

JAKARTA, TOMEI.ID | Kapal induk pertama yang masuk dalam jajaran TNI Angkatan Laut (TNI AL),…

17 menit ago

Pemprov Papua Tengah Serahkan KUPA dan P-PPAS Perubahan APBD 2026 ke DPR

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mulai mengarahkan pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran…

26 menit ago

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Rp6 Miliar untuk Gereja Hitadipa, Jalan dan Listrik Jadi Prioritas

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan sejumlah komitmen pembangunan untuk Distrik…

6 jam ago

IMYAL Manokwari Tak Kirim Delegasi MUSORMA HMKY VII, Soroti Tata Kelola dan Partisipasi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Yalimo (IMYAL) Kota Studi Manokwari menyatakan tidak mengirimkan delegasi dalam…

23 jam ago

Lima Tahun Menunggu, Marga Ateta Tahan Kunci Kendaraan Genting Oil

BINTUNI, TOMEI.ID | Persoalan pembayaran hak wilayah adat kembali menjadi perhatian di Kampung Forada, Distrik…

23 jam ago

Dinas Pendidikan Papua Tengah Perkuat Tenaga MAPEGA, Atasi Kekurangan Guru di Wilayah 3T

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah memperkuat kapasitas tenaga MAPEGA Guru…

23 jam ago