NABIRE, TOMEI.ID | Dalam rangka penguatan kelembagaan organisasi, Maritim Muda Nusantara (MMN) Provinsi Papua Tengah secara resmi membentuk Panitia Pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) I, Sabtu (17/1/2026).
Pembentukan panitia tersebut dirangkaikan dengan pelantikan panitia sebagai bagian dari tahapan awal penyelenggaraan Musda I MMN Papua Tengah, guna memastikan kesiapan organisasi secara menyeluruh.
Pembentukan panitia Musda I ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan organisasi secara struktural, administratif, dan teknis, sekaligus menjadi langkah strategis dalam penguatan kelembagaan Maritim Muda Nusantara di tingkat Provinsi Papua Tengah.
Ketua Panitia Pelaksana Musda I MMN Papua Tengah, Riko Pekei, menyampaikan bahwa Musda I merupakan momentum penting dalam proses konsolidasi organisasi, penataan kepengurusan, serta perumusan arah dan kebijakan organisasi ke depan.
“Pembentukan dan pelantikan panitia Musda I ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan organisasi agar dapat berjalan secara tertib, terstruktur, dan terarah sesuai dengan tujuan Maritim Muda Nusantara,” ujar Riko Pekei.
Pekei menambahkan, keberadaan Maritim Muda Nusantara di Papua Tengah diharapkan dapat menjadi wadah strategis pembinaan generasi muda, khususnya dalam meningkatkan kepedulian dan peran aktif pemuda terhadap potensi kemaritiman daerah.
Menurutnya, sektor kemaritiman memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di wilayah pesisir dan kepulauan, sehingga diperlukan keterlibatan generasi muda yang memiliki kapasitas, komitmen, dan visi pembangunan jangka panjang.
Musyawarah Daerah I MMN Papua Tengah direncanakan menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi di tingkat provinsi, yang akan membahas sejumlah agenda penting, antara lain pemilihan kepengurusan definitif, penyusunan program kerja, serta perumusan arah kebijakan organisasi Maritim Muda Nusantara Papua Tengah ke depan. [*].










