NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa gereja memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, berkeadilan, serta berlandaskan nilai-nilai moral dan sosial kemasyarakatan.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melalui perwakilannya, Kepala BAPERIDA Provinsi Papua Tengah, Elieser Yogi, pada Perayaan Natal dan Lepas Sambut Pengurus Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Aula Maranatha Malompo, Nabire, Jumat (16/1/2026).
baca juga: Papua Tengah Atasi Masalah Data dengan Peluncuran Aplikasi Portal SADAR
Dalam sambutan Gubernur, disampaikan bahwa keberadaan gereja tidak hanya berfungsi sebagai institusi keagamaan, tetapi juga sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan masyarakat, serta membangun karakter dan etika publik di Papua Tengah sebagai provinsi daerah otonom baru.
Gubernur menilai perayaan Natal merupakan momentum reflektif untuk meneguhkan kembali komitmen gereja dalam pelayanan sosial kemasyarakatan, sekaligus mempererat kebersamaan lintas jemaat dan elemen masyarakat dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
baca juga: Pemprov Papua Tengah Dukung Penguatan Pers melalui Festival Media se-Tanah Papua
Tema Natal “Bersama Hadirat Tuhan, Kita Berani Melangkah ke Masa Depan” dinilai sejalan dengan semangat pembangunan Papua Tengah yang menuntut keberanian, integritas, serta kolaborasi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurut Gubernur, pembangunan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi semata, melainkan harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Dalam konteks tersebut, gereja memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, persatuan, dan cinta damai.
baca juga: Gubernur Papua Tengah Tutup Festival Media Se-Tanah Papua 2026, Tegaskan Peran Strategis Insan Pers
“Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan PGPI dan seluruh elemen gereja untuk menjaga kerukunan umat beragama, menciptakan iklim sosial yang kondusif, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah,” demikian ditegaskan dalam sambutan tersebut.
Melalui rangkaian perayaan Natal dan pergantian kepengurusan PGPI ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam mewujudkan Papua Tengah sebagai rumah bersama yang aman, damai, dan sejahtera.
Di akhir sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Papua Tengah, seraya berharap nilai-nilai damai Natal senantiasa menjadi landasan dalam pelayanan dan pengabdian bagi masyarakat dan daerah. [*].










