Berita

Mimbar Bebas Mahasiswa di Jayapura Berjalan Kondusif, Polisi Siagakan Ribuan Personel

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Jayapura menggelar aksi mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Selasa (2/9/2025). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap empat tahanan politik pimpinan Negara Republik Federal Papua Barat (NRFPB) yang saat ini ditahan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, mengatakan aksi berjalan kondusif meski sempat menggunakan sebagian badan jalan. Ia menilai kegiatan mahasiswa berlangsung aman dan kreatif.

“Sebenarnya ini semua berlangsung dengan aman dan kreatif. Walaupun sudah menggunakan batas jalan yang sedikit mengganggu arus lalu lintas, tapi secara umum bisa berjalan dengan baik,” ujar Maclarimboen kepada wartawan.

Ia menambahkan, pola penyampaian aspirasi seperti itu diharapkan menjadi contoh positif bagi masa depan. Pihaknya juga menegaskan kepolisian telah menyiagakan ribuan personel untuk mengawal jalannya aksi.

“Kalau yang di lapangan tadi sekitar 700 personel. Tapi di Kremov juga ada yang standby, di Polresta ada yang standby. Jadi kalau kita hitung keseluruhan, ada 5.000 personel yang siap diturunkan,” jelasnya.

Kapolresta menyebut peserta aksi datang dari berbagai kelompok mahasiswa, mulai dari Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), mahasiswa asal Wamena, Sentani, hingga kelompok mahasiswa lokal di Jayapura.

“Kami berharap setelah aksi ini mereka bisa kembali dengan tertib sampai di tempat tujuan masing-masing,” katanya.

Sementara itu, salah satu orator aksi menyampaikan bahwa mimbar bebas tersebut digelar untuk menuntut perhatian negara terhadap kondisi para tahanan politik Papua yang dipindahkan ke Makassar.

“Kami berdiri di sini untuk menunjukkan bahwa suara mahasiswa Papua tidak bisa dibungkam. Pemindahan tapol ke luar Papua hanya memperlihatkan ketidakadilan yang terus berlangsung,” ujar salah satu mahasiswa dalam orasinya.

Hingga siang hari, mimbar bebas mahasiswa di Lingkaran Abepura berlangsung aman dan terkendali dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Aksi kemudian ditutup dengan doa bersama sebelum massa membubarkan diri secara tertib. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Polemik Usulan Pembubaran MRP Memanas, Asosiasi MRP se-Tanah Papua Tantang Pernyataan Senator Paul Finsen Mayor

JAKARTA, TOMEI.ID Polemik mengenai usulan pembubaran Majelis Rakyat Papua (MRP) di enam provinsi Tanah Papua…

13 jam ago

Kronologi Penangkapan Lima Warga Sipil di Nabire, Terjadi di Tiga Lokasi Berbeda dalam Sehari

NABIRE, TOMEI.ID | Lima warga sipil dilaporkan diamankan aparat gabungan kepolisian yang tergabung dalam Satgas…

23 jam ago

Lima Warga Sipil Dilaporkan Ditangkap Aparat di Nabire, Kapolres Mengaku Belum Terima Laporan

NABIRE, TOMEI.ID | Aparat gabungan dilaporkan menangkap sedikitnya lima warga sipil di wilayah Bumi Wonorejo,…

1 hari ago

Menunggu Ruang di Tanah Sendiri: Refleksi dari Tanah Kamoro dan Amungme

Di Papua, kisah tentang penerimaan dan persaudaraan telah berlangsung jauh sebelum pembangunan modern hadir. Bagi…

1 hari ago

Warga Sipil Nabire Dilaporkan Ditangkap Aparat Kepolisian, Organisasi HAM Desak Penjelasan Resmi

NABIRE, TOMEI.ID | Seorang warga sipil bernama Desen Agimbau (29) dilaporkan ditangkap aparat di kawasan…

1 hari ago

Persido Mengamuk di Wania Imipi: Persintan Dihajar 6–0 pada Laga Liga 4 Papua Tengah

TIMIKA, TOMEI.ID | Persido tampil perkasa dengan kemenangan telak 6–0 atas Persintan dalam lanjutan kompetisi…

1 hari ago