Sebanyak 28 warga resmi dibaptis dalam ibadah sakral yang berlangsung di Kampung Beam, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, pada Sabtu (3/1/2026). (Foto: Yatma Yalak for tomei.id).
LANNY JAYA, TOMEI.ID | Momentum kebangkitan rohani menandai awal tahun 2026 di Distrik Gelok Beam. Sebanyak 28 warga resmi dibaptis dalam ibadah sakral yang berlangsung di Kampung Beam, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, pada Sabtu (3/1/2026).
Peristiwa ini menjadi tonggak penting bagi pertumbuhan iman jemaat sekaligus menandai babak baru pelayanan gereja di wilayah tersebut, menyusul pentahbisan gedung ibadah dan pastori yang telah dilaksanakan pada 30 Desember 2025 lalu.
Kader Baptis, Gurius G. Tabuni, menegaskan bahwa prosesi pembaptisan ini merupakan pekerjaan Roh Kudus yang melampaui perhitungan manusia. Langkah tersebut bukan sekadar ritual formal, melainkan wujud kemurahan Tuhan bagi mereka yang menyatakan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi.
“Pembaptisan ini terjadi bukan karena kekuatan atau kemampuan manusia, melainkan semata-mata karena kemurahan dan kehendak Tuhan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima tomei.id, Minggu (4/1/2026).
Gurius juga menaruh harapan besar agar para jemaat yang telah dibaptis tetap setia dalam komitmen iman serta aktif melayani dalam kehidupan pribadi maupun keluarga. Mereka diharapkan dapat terus bertumbuh dalam iman dan menjadi berkat nyata bagi lingkungan sekitar, termasuk bagi pemerintah setempat.
“Harapan kami, mereka yang telah dibaptis dapat hidup setia dan menjadi berkat bagi keluarga, gereja, serta masyarakat,” katanya.
Sebagai langkah nyata menjaga keberlanjutan iman pasca-pembaptisan, Gereja Beam telah menyiapkan strategi pembinaan rohani yang komprehensif. Gereja akan menggelar Program Pemulihan Rohani yang mencakup doa pemulihan dan doa pemutusan untuk menyelesaikan persoalan pribadi maupun keluarga jemaat.
“Langkah ini diambil guna memastikan jemaat tetap hidup sesuai rancangan Tuhan dan teguh dalam ajaran Alkitab,” ujarnya menambahkan.
Selain penguatan internal, gereja juga fokus pada kaderisasi dengan mengirimkan sejumlah jemaat baru untuk menempuh pendidikan di Sekolah Alkitab Tiong.
“Upaya ini bertujuan memperdalam pemahaman teologi mereka agar kelak siap kembali sebagai pelayan yang memperkuat fondasi gereja. Kehadiran kader-kader ini diharapkan mampu berkontribusi signifikan terhadap pembangunan moral dan sosial di Distrik Gelok Beam dan sekitarnya, katanya mengakhiri. [*].
JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…
NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…
NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…