Usai Pulang Perayaan Natal Bakar Lilin ditempat istrahat orangtua | Dok Pribadi
Hari ini, Natal tiba dengan sunyi
Kedua orangtua dan kakak, tak ada di sini
Mereka telah pergi, meninggalkan luka dalam
Hanya kenangan, yang masih tersisa dalam
Aku duduk di sudut gereja dengan keluarga kecil didalam gereja. Sisanya dirantau.
Lima orang saja, yang masih bisa kucinta dan bersama dirumah. Separuhnya dirantau.
Kami merayakan, dengan tawa dan air mata
Tapi kesedihan, tak bisa disembunyikan di mata
Kado-kado dibagikan, dekorasi gemerlap
Tapi tak ada yang bisa, mengisi kekosongan ini
Aku mencoba kuat, tapi rapuh sekali
Seperti daun kering, yang bisa jatuh kapan saja
Tapi aku tak ingin, kehilangan harapan
Aku akan mencoba, untuk tetap kuat dan berani
Aku akan merayakan, dengan cara sendiri
Dan berharap, suatu hari nanti, kita bisa bersama merayakan Natal dirumah bersama dan disurga nanti
Dalam Catatan “Menuju Jalan Pulang” | Welem Maniyeni
Ditulis saat Perayaan Natal di GMIT Fanating, 25 Desember 2025
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Penerima bantuan sepeda motor dari Gubernur Papua Tengah, Meki Frit Nawipa,…
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menargetkan Kabupaten Intan Jaya mulai menikmati…
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Frit Nawipa, bersama rombongan Forum Koordinasi Pimpinan…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Harga sirih di Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, melonjak hingga Rp700.000…
NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaidah Nawipa, menegaskan pihaknya…
NABIRE, TOMEI.ID | Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu mengakui aksi demonstrasi pelajar dan mahasiswa…