Berita

Panitia Stasi Daidaa Eyagitaida Laporkan Dukungan Sumbangan Babi untuk MUSPASME ke-VII Komopa

NABIRE, TOMEI.ID | Panitia Stasi Yohanes Pemandi Daidaa Eyagitaida secara resmi melaporkan dukungan partisipasi umat dan pemerintah kampung berupa sumbangan ternak babi untuk mendukung pelaksanaan Musyawarah Pastoral Semesta (MUSPASME) ke-VII yang dijadwalkan berlangsung di Komopa.

Laporan sementara tersebut disampaikan Ketua Panitia Stasi Daidaa Eyagitaida, Demian Degei, pada Selasa (20/12/2026), sebagai bentuk pertanggungjawaban terbuka dan transparansi panitia kepada umat, gereja, serta seluruh pihak pendukung kegiatan pastoral tersebut.

Dalam keterangannya, Demian Degei menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pastor, tokoh masyarakat, pejabat daerah, serta kepala-kepala kampung di Distrik Topiyai yang telah menunjukkan kepedulian nyata melalui kontribusi langsung bagi kelancaran MUSPASME.

Adapun sumbangan dari para donatur perorangan yang telah diterima panitia, antara lain Pastor Dekan Yance Yogi, PR (1 ekor), Kepala Dinas Sosial Papua Tengah Sem Nawipa (1 ekor), Demianus Degei (1 ekor), Beni Degei dan Elisabeth Degei (1 ekor), Yunus Kadepa (1 ekor), Jefri Nawipa dan Niko Degei (1 ekor), serta panitia MUSPASME (1 ekor).

Selain donatur perorangan, dukungan signifikan juga datang dari sepuluh kepala kampung di Distrik Topiyai, yakni Kampung Obaipugaida (2 ekor), Debakebouda (1 ekor), Kaidoutadi (1 ekor), Pogeidimi (1 ekor), Moma Geida (1 ekor), Ekauwiya (2 ekor), Baguwo (1 ekor), Kegama (1 ekor), Yulius Degei (1 ekor), dan Okonobaida (1 ekor).

Berdasarkan pendataan sementara panitia, total ternak babi yang telah terkumpul hingga saat ini berjumlah 19 ekor dan masih berpotensi terus bertambah ke depan.

Perwakilan Panitia Stasi Yohanes Degei menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat dinamis dan akan terus diperbarui seiring masuknya dukungan lanjutan dari umat dan pihak terkait dalam beberapa waktu mendatang secara bertahap.

“Kami masih menunggu beberapa sumbangan yang belum terkumpul dan berharap dapat segera diserahkan agar seluruh persiapan MUSPASME dapat berjalan optimal sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Demian Degei.

Panitia Stasi Daidaa Eyagitaida juga mengajak seluruh umat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, solidaritas, dan gotong royong demi menyukseskan agenda gerejawi yang menjadi kebanggaan bersama Distrik Topiyai.

Dengan mengusung moto “Anak muda gerak cepat dan siap, siap eksekusi, siap sukseskan,” panitia menyatakan optimisme bahwa MUSPASME ke-VII dapat terlaksana dengan lancar serta membawa berkat bagi seluruh umat dan wilayah pelayanan gereja. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

8 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

9 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

19 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

19 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

2 hari ago