Berita

Papua Tengah Genjot Pelayanan Publik: Bimtek SPM Jadi Bukti Komitmen Penuhi Hak Dasar Masyarakat

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk memenuhi hak dasar masyarakat dengan menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Aksi (Renaksi) Standar Pelayanan Minimal (SPM) 2025–2029 serta Penetapan Target SPM Tahun 2025–2026.

Acara yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Timika, Sabtu (20/9/2025), dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otsus, Ukkas, yang mewakili Gubernur Papua Tengah.

Ukkas menekankan bahwa SPM bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga ukuran keberpihakan pemerintah terhadap hak dasar rakyat di bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan sosial.

“Pelaksanaan SPM harus menjadi prioritas dalam perencanaan dan penganggaran daerah. Tanpa keberpihakan anggaran, pelayanan dasar hanya akan menjadi wacana,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya implementasi yang konsisten dan terukur agar pelayanan publik menjangkau hingga kampung dan distrik.

Tindak lanjut dari Bimtek ini meliputi penetapan Peraturan Kepala Daerah, integrasi target SPM ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah, serta monitoring dan evaluasi berkala.

Kepala Bagian Pemerintahan Biro Otsus dan Kesra Setda Papua Tengah, Drs. Urbanus Wihiawari, mengingatkan delapan kabupaten di Papua Tengah untuk disiplin menyampaikan laporan pelaksanaan SPM. Laporan yang tidak maksimal dapat memengaruhi penilaian pemerintah pusat dan transfer anggaran, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU).

“Jika laporan tidak maksimal, pusat bisa menilai program tidak berjalan. Laporan berjenjang wajib disusun secara akurat,” ujar Urbanus.

Pemprov Papua Tengah berharap sinergi dengan kabupaten/kota semakin solid dalam mewujudkan pelayanan publik yang adil, merata, dan berkelanjutan di seluruh wilayah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

13 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

14 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

23 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

24 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

2 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

2 hari ago