Papua Tengah Siapkan Dokter Spesialis, FK Unhas Akan Dilibatkan dalam Tes Baseline

oleh -1182 Dilihat
Screenshot

MAKASSAR, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyiapkan program Pra-Pendidikan Dokter Spesialis (Pra-PPDS) bagi dokter asal daerah tersebut melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas).

Program ini dibahas dalam audiensi dan konsultasi resmi bersama pihak Universitas Hasanuddin, di Makassar, Jumat (23/10/2026), sebagai langkah awal memperkuat sumber daya manusia (SDM) kesehatan sesuai kebutuhan pelayanan di Papua Tengah.

banner 728x90

Dalam pertemuan tersebut, Dinas Kesehatan Papua Tengah memaparkan kesenjangan tenaga kesehatan, khususnya kebutuhan dokter spesialis untuk mendukung pelayanan di berbagai wilayah.

Dinkes Papua Tengah menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan berdasarkan jumlah pasien, pola penyakit, kebutuhan rumah sakit, dan kondisi pelayanan kesehatan. Data tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan bidang spesialisasi yang perlu diprioritaskan.

FK Unhas Siapkan Proposal Tes Baseline

Salah satu tindak lanjut dari audiensi adalah penyusunan proposal pelaksanaan tes baseline bagi calon peserta Pra-PPDS. Tim Universitas Hasanuddin direncanakan datang langsung ke Papua Tengah untuk melaksanakan tes tersebut.

Tes baseline bertujuan mengetahui kemampuan awal calon peserta sebagai dasar penyusunan pembinaan akademik sesuai kebutuhan masing-masing dokter.

Selain itu, pembahasan mencakup pembimbingan, pemagangan, pemetaan bidang spesialisasi, dan persiapan akademik. Program direncanakan berjalan bertahap dalam kelompok peserta atau batch.

Pra-PPDS diarahkan untuk meningkatkan kesiapan dan daya saing dokter asal Papua Tengah sebelum mengikuti pendidikan dokter spesialis, tanpa mengurangi standar akademik yang berlaku.

Kebutuhan Dokter Spesialis Dipetakan

Selain mempersiapkan calon peserta, Pemprov Papua Tengah akan memetakan kebutuhan dokter spesialis berdasarkan kondisi pelayanan kesehatan di daerah.

Pemerintah juga akan mengidentifikasi dokter asal Papua Tengah yang sedang menjalani pendidikan dokter spesialis, termasuk status kepegawaian dan asal fasilitas pelayanan kesehatannya.

Langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui tenaga dokter spesialis yang sedang dipersiapkan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang masih harus dipenuhi.

Ketersediaan dokter spesialis menjadi bagian penting dalam penguatan pelayanan kesehatan. Fasilitas rumah sakit perlu didukung tenaga medis yang kompeten agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan sesuai kebutuhannya.

Kolaborasi Menuju Implementasi

Audiensi tersebut dihadiri Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD-KGH., Sp.GK., FINASIM, bersama jajaran wakil dekan dan pengelola Program Pendidikan Dokter Spesialis FK Unhas.

Dari Pemprov Papua Tengah, pertemuan melibatkan Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Rombongan dipimpin Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Kristianus Tebai, SKM., M.Kes., bersama tim pendamping.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berupaya membangun perencanaan pengembangan dokter spesialis yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Program ini diharapkan membuka kesempatan bagi lebih banyak dokter asal Papua Tengah untuk meningkatkan kompetensi dan berkontribusi dalam memperkuat pelayanan kesehatan di daerahnya. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.