NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Pusat Partai Setara Indonesia (DPP PASTI) mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PASTI Papua Tengah sekaligus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PASTI di delapan kabupaten di provinsi tersebut.
Pengukuhan dipimpin langsung Ketua Umum DPP PASTI, Ruyandi Hutasoit, dan berlangsung di Aula Maranatha, Malompo, Kabupaten Nabire, Jumat (2/10/2026).
Momentum tersebut menjadi bagian dari konsolidasi awal PASTI untuk memperkuat struktur organisasi di Papua Tengah, sekaligus memantapkan koordinasi, kaderisasi, dan kesiapan menghadapi agenda politik nasional mendatang, serta memperluas basis dukungan masyarakat melalui kerja organisasi yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Pengukuhan kepengurusan DPW PASTI Papua Tengah dituangkan dalam Surat Keputusan DPP PASTI Nomor 025/PASTI/SK/VII/2026 tentang Komposisi dan Personalia DPW PASTI Provinsi Papua Tengah Periode 2026–2031.
Dalam susunan tersebut, Pdt. Erwin Marcelino dipercaya sebagai Ketua DPW PASTI Papua Tengah, sementara Roby Kayame menjabat sebagai sekretaris bersama jajaran pengurus lainnya. Pengukuhan DPW tersebut juga disertai pembentukan dan pengukuhan DPC PASTI pada delapan kabupaten di Papua Tengah.
Ketua Umum DPP PASTI, Ruyandi Hutasoit, meminta seluruh pengurus DPW dan DPC yang telah dikukuhkan menjalankan roda organisasi sesuai mandat dan ketentuan internal partai.
Menurut Ruyandi, DPW dan DPC merupakan bagian dari struktur organisasi PASTI yang menjalankan fungsi serta tugas sesuai mandat Dewan Pimpinan Pusat. Karena itu, pengurus daerah diminta memperkuat koordinasi, konsolidasi organisasi, serta membangun struktur kepengurusan hingga tingkat bawah.
“Dewan Pimpinan Wilayah Partai Setara Indonesia PASTI dan DPC di Provinsi Papua Tengah adalah organisasi partai politik yang merupakan representasi atau perwakilan Dewan Pimpinan Pusat serta dapat mewakili fungsi dan tugas sesuai mandat yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Setara Indonesia,” kata Ruyandi.
Ia juga menugaskan DPW PASTI Papua Tengah untuk membentuk DPC dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt), dengan mengusulkan nama-nama pengurus kepada DPP sesuai mekanisme organisasi.
Ruyandi menekankan, konsolidasi organisasi tidak hanya diarahkan untuk memperkuat struktur partai, tetapi juga memastikan pengurus daerah memahami kepentingan masyarakat di wilayah masing-masing.
Ia meminta pengurus PASTI di delapan kabupaten Papua Tengah menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab organisasi.
“Kita punya prinsip yang mengatakan, kesejahteraan kota adalah kesejahteraan kita. Jadi kalau kita mau sejahtera, bikin dulu kotanya sejahtera,” ujarnya.
Ruyandi menjelaskan, PASTI sebagai partai baru masih menjalankan proses konsolidasi dan pembentukan struktur kepengurusan di berbagai daerah di Indonesia. Papua Tengah menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam rangkaian penguatan struktur PASTI di Tanah Papua.
Setelah konsolidasi di Papua Tengah, kata dia, agenda organisasi akan dilanjutkan ke sejumlah wilayah Papua lainnya, termasuk Papua, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
“Partai PASTI ini partai baru. Untuk konsolidasinya ketua-ketua DPW di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Papua Tengah, terus kami lakukan. Setelah ini akan dilanjutkan ke Papua, Papua Pegunungan, Papua Selatan dan daerah lainnya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ruyandi juga menyampaikan target politik PASTI menghadapi Pemilu 2029. Ia mengatakan DPP PASTI menargetkan partainya dapat memperoleh keterwakilan di DPR RI.
Ia bahkan menyebut angka sekitar 30 kursi sebagai target yang ingin dicapai partai tersebut pada Pemilu 2029.
“DPP juga targetkan mesti ada di DPR RI lagi, mengulangi peristiwa PDS. PDS 13 kursi, tapi kita mau sekitar 30 kursi,” ujar Ruyandi.
Sementara itu, Ketua DPW PASTI Papua Tengah, Pdt. Erwin Marcelino, mengatakan pengurus di delapan kabupaten akan segera bergerak memperkuat organisasi setelah pengukuhan.
Menurut Erwin, meskipun PASTI merupakan partai yang relatif baru, pihaknya meyakini keberadaan partai tersebut dapat menjadi wadah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Papua, khususnya terkait kesetaraan dan kehidupan sosial.
“Sekalipun mungkin partai ini baru dibentuk, kami percaya kami melangkah dengan iman bahwa ada sesuatu yang besar yang akan terjadi, ada perubahan besar yang akan terjadi, khususnya bagi orang-orang Papua yang ada di Tanah Papua,” kata Erwin.
Ia mengatakan, salah satu harapan yang ingin diperjuangkan melalui keberadaan PASTI adalah kesetaraan masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk hukum dan pendidikan.
“Kami ingin melihat mereka punya kesetaraan dalam hal hukum, pendidikan, mereka bisa hidup baik. Itu harapan kami ke depan,” ujarnya.
Erwin juga menyebut PASTI sebagai partai yang membawa nilai-nilai Kristen dalam gerak organisasinya. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus di daerah menjalankan tugas organisasi dengan berpegang pada nilai dan prinsip yang menjadi dasar perjuangan partai.
“Memang partai ini adalah sebuah partai Kristen yang bergerak terus untuk maju, untuk melihat sesuatu yang besar di Tanah Papua. Kami percaya teman-teman kami di DPC akan bergerak dengan cepat,” katanya.
Ia menambahkan, DPW PASTI Papua Tengah dalam waktu dekat akan turun langsung ke delapan kabupaten untuk melakukan konsolidasi sekaligus pembinaan terhadap pengurus DPC.
“Kami akan turun ke setiap DPC yang ada di setiap kabupaten untuk melakukan konsolidasi sekaligus pembinaan kepada mereka. Kami percaya Tuhan akan bekerja lewat partai ini membentuk sesuatu yang besar di Tanah Papua,” kata Erwin.
Dengan pengukuhan DPW dan DPC tersebut, PASTI kini mulai memperkuat struktur organisasi di Papua Tengah. Konsolidasi di tingkat kabupaten selanjutnya akan menjadi bagian dari agenda DPW untuk membangun jaringan organisasi sekaligus mempersiapkan partai menghadapi agenda politik nasional 2029. [*]
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Pembangunan jembatan gantung di Sungai Minabu yang menghubungkan Kampung Pugisiga dan…
JAKARTA, TOMEI.ID | Persoalan penguasaan tanah, konflik tenurial, tekanan industri ekstraktif, hingga perjuangan mempertahankan wilayah…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kebijakan dan regulasi daerah terkait…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Distrik Sidey bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari dan Puskesmas Sidey memperkuat…
NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,7 gram…
NABIRE, TOMEI.ID | Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah mendorong enam provinsi di Tanah Papua…