Berita

Pelatihan Alat Berat Resmi Ditutup, Pemkab Dogiyai Tarik Pulang 45 Peserta OAP

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) secara resmi menutup pelatihan alat berat dan permesinan bagi 45 Orang Asli Papua (OAP) asal Dogiyai.

Kegiatan ini berlangsung di LPK Idaman Karya Mandiri Training Center (IKMTC), Jalan Elang No. 57 Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, sejak 6–26 Agustus 2025 dengan sumber dana Otonomi Khusus (Otsus).

Penutupan kegiatan ditandai dengan penarikan peserta oleh Plt. Kepala Dinas Disnakertrans Dogiyai, Derek Edowai, yang menyampaikan apresiasi kepada LPK IKMTC Mimika atas kerja sama dan pendampingan selama 20 hari.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Dogiyai, kami berterima kasih kepada pihak LPK IKMTC yang telah membekali peserta dengan keterampilan praktis. Ke depan, kerja sama ini diharapkan terus berlanjut sehingga para peserta mampu meningkatkan kompetensi, mengimplementasikan ilmunya di tengah masyarakat, dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan keluarga maupun pembangunan Dogiyai,” ujar Derek dalam keteranga, Rabu (27/8/2025).

Pimpinan LPK IKMTC Mimika, Idam Khalid, dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai dan seluruh peserta pelatihan. Ia menilai peserta memiliki kemampuan tanggap dan semangat belajar tinggi, sehingga layak untuk bersaing di dunia kerja, termasuk di perusahaan besar seperti PT Freeport Indonesia.

Pada kesempatan itu, Pimpinan LPK IKMTC Mimika, Idam Khalid, juga menyerahkan sertifikat profesi sesuai jurusan dan sertifikat keselamatan kerja (K3-Umum) kepada seluruh peserta sebagai bentuk pengakuan resmi atas kompetensi yang telah mereka peroleh selama pelatihan.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Dogiyai dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia OAP melalui pelatihan kerja. Diharapkan, program serupa dapat terus digalakkan sebagai bagian dari upaya membangun Papua Tengah melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal yang kompeten. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Nobar Film “Pesta Babi” di Jayapura Jadi Ruang Kritik Sosial, AKJB Soroti Perampasan Tanah dan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komunitas Anak Kompleks Jalan Baru (AKJB), Kotaraja, Kota Jayapura, menggelar kegiatan nonton…

1 hari ago

Pelajar Tewas Ditembak Aparat di Tembagapura, Mahasiswa Mimika Desak Pemda dan DPRD Usut Tuntas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pelajar dan Mahasiswa Mimika Kota Studi Jayapura menggelar aksi mimbar bebas dan…

1 hari ago

Pemprov Papua Pegunungan Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Ratusan Pengungsi di Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mulai bergerak cepat melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan…

1 hari ago

Mulai 19 Mei, Uncen Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur JMSB dan RPL 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Universitas Cenderawasih sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Tanah Papua telah resmi…

1 hari ago

HIPMI Papua Pegunungan Gelar RAKERDA Perdana, Soroti Kemiskinan dan Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Pegunungan resmi…

2 hari ago

Mahasiswa Paniai Se-Indonesia di Semarang-Salatiga Tolak DOB, Tambang, dan Militerisasi Tanah Adat Papua

SEMARANG, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kota Studi Semarang–Salatiga menegaskan penolakan terhadap rencana pemekaran…

2 hari ago