Berita

Pelatihan Mentoring Klinis HIV Dibuka, Dinkes Papua Tengah Perkuat Kompetensi Nakes Kejar Target Eliminasi AIDS 2030

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah memperkuat upaya penanggulangan HIV dengan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui Clinical Mentoring Evaluation Meeting Program HIV yang digelar di Aula Hotel Mahavira, Nabire, pada 28–31 Juli 2026. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat mutu layanan HIV sekaligus mendukung target nasional eliminasi AIDS pada 2030.

Kegiatan dibuka Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Obeth Tekege, didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) serta Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M).

Pelatihan diikuti tenaga kesehatan dari RSUD dan Puskesmas Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) di Kabupaten Nabire dan Dogiyai. Materi yang diberikan meliputi tata laksana pelayanan HIV, penerapan Test and Treat, pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi Orang dengan HIV (ODHIV), penguatan layanan laboratorium HIV, serta pencatatan dan pelaporan melalui aplikasi SIHA 2.1.

Dalam sambutannya, Obeth Tekege menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tenaga kesehatan menjadi kunci untuk menghadirkan layanan HIV yang berkualitas dan mudah diakses masyarakat.

“Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat mutu pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat Papua Tengah memperoleh layanan HIV yang berkualitas, merata, dan berkesinambungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sesuai visi pembangunan daerah, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan HIV yang memenuhi standar nasional.

Program ini juga diarahkan untuk mendukung pencapaian target nasional 95-95-95 menuju eliminasi AIDS pada 2030, yaitu 95 persen orang dengan HIV mengetahui statusnya, 95 persen menjalani terapi antiretroviral (ARV), dan 95 persen pasien yang menjalani pengobatan mencapai supresi virus.

Selama empat hari pelatihan, peserta memperoleh pembaruan kebijakan program HIV, pendalaman tata laksana HIV sesuai pedoman nasional, penguatan kolaborasi TB-HIV, pelayanan laboratorium HIV, praktik penggunaan aplikasi SIHA 2.1, diskusi kasus, berbagi praktik baik (best practice), serta penyusunan rencana tindak lanjut untuk meningkatkan mutu pelayanan di masing-masing fasilitas kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Dinkes Papua Tengah berharap seluruh fasilitas layanan HIV di Kabupaten Nabire dan Dogiyai mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan percepatan eliminasi AIDS di Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Agustinus Pigai Ajak DPR Jalur Otsus di Tanah Papua Bersatu Kawal Hak Masyarakat Adat OAP

DOGIYAI, TOMEI.ID | Wakil Ketua III DPRK Dogiyai dari jalur pengangkatan/Otonomi Khusus (Otsus), Agustinus Pigai,…

5 jam ago

Kunjungi Intan Jaya, Kapolda Papua Tengah: Jangan Pernah Merasa Sendiri

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengingatkan kepada personel TNI-Polri yang…

7 jam ago

Fransina Wakei Resmi Dilantik Pimpin Asrama Putri Nabire di Manokwari

MANOKWARI, TOMEI.ID | Fransina Wakei resmi dilantik sebagai pengurus baru Asrama Putri Nabire di Manokwari dalam…

8 jam ago

HIPMI Papua Pegunungan Dorong KONI Kembangkan Sport Industry Jelang PON XXII

WAMENA, TOMEI.ID | Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Papua Pegunungan mendorong Komite Olahraga Nasional Indonesia…

9 jam ago

IMPDO Jayapura Perkuat Pembinaan dan Persatuan Mahasiswa Baru Asal Okbab

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Distrik Okbab (IMPDO) Kota Studi Jayapura menggelar kegiatan…

9 jam ago

Hujan Es dan Kekeringan Rusak Kebun Warga Papua Pegunungan, DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Bantuan

WAMENA, TOMEI.ID | Fenomena alam berupa hujan es dan kekeringan melanda sejumlah wilayah di Papua…

1 hari ago