Berita

Pemkab Deiyai Gandeng KemenUMKM, Percepat Pengembangan Investasi dan Ekonomi Kreatif

DEIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai mengambil langkah strategis dengan menggandeng Kementerian Koperasi dan UMKM (KemenUMKM) guna mempercepat pembangunan sektor investasi dan ekonomi kreatif.

Melalui Dinas Pariwisata, Pemkab Deiyai melakukan koordinasi langsung di Jakarta untuk membicarakan potensi unggulan daerah sekaligus mencari solusi atas berbagai hambatan pengembangan.

Kepala Subbagian Investasi dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Deiyai, Elisabet Helena Aibekob, menjelaskan bahwa wilayah Deiyai memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang cukup besar, mulai dari panorama alam Danau Tigi yang memikat hingga produk kreatif berbasis budaya lokal.

Namun, menurutnya, potensi itu belum mampu dimaksimalkan akibat terbatasnya akses infrastruktur, kapasitas pelaku UMKM, serta kurangnya pendampingan teknis dari pusat.

“Kami berharap KemenUMKM dapat memberikan dukungan nyata, mulai dari pendampingan, pelatihan, hingga akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif di Deiyai,” tegas Elisabet.

Pihak KemenUMKM menyambut baik langkah Pemkab Deiyai ini. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan KemenUMKM menekankan bahwa pemerintah pusat siap mendampingi daerah untuk mengembangkan sektor unggulan yang berdaya saing.

“Kabupaten Deiyai memiliki potensi besar. Kami akan berupaya membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan potensi tersebut agar dapat menjadi penggerak ekonomi lokal,” ujar perwakilan KemenUMKM.

Kerja sama ini dipandang strategis mengingat pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan dua sektor prioritas yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dari akar rumput. Deiyai dengan kekayaan budaya, kerajinan tangan, kuliner khas, serta destinasi alamnya dinilai bisa menjadi magnet investasi jika dikemas dengan baik dan ditopang oleh dukungan regulasi.

Selain membuka peluang investasi, koordinasi dengan KemenUMKM ini diharapkan juga mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperluas akses pasar produk kreatif asal Deiyai. Sinergi pemerintah pusat dan daerah ini dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Papua Tengah agar tidak tertinggal dari daerah lain.

Dengan langkah ini, Pemkab Deiyai menegaskan komitmennya menjadikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung pembangunan daerah. Dukungan KemenUMKM diharapkan menjadi pintu masuk bagi investasi yang lebih besar, sekaligus memperkuat daya saing Deiyai di kancah regional maupun nasional. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

3 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

4 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

13 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

13 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

1 hari ago