Berita

Pemkab Dogiyai Bakal Gelar Rapat Forkopimda Bahas Situasi Keamanan Daerah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai bakal menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh komponen masyarakat untuk membahas situasi keamanan daerah yang dinilai kurang kondusif.

Pertemuan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada Senin (16/03) di Aula Gereja Gereja Kingmi Digikotu, Distrik Moanemani.

Bupati Dogiyai Yudas Tebai mengatakan rapat ini akan digelar untuk menyikapi perkembangan keamanan di Kabupaten Dogiyai yang berdampak pada aktivitas masyarakat, jalannya pemerintahan, pembangunan, hingga pelayanan publik.

“Rapat ini akan membahas secara mendalam situasi keamanan di Dogiyai serta menetapkan langkah-langkah penanganannya,” ujar Yudas Tebai dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Sabtu (14/03/2026):

Selain membahas langkah penanganan, pertemuan tersebut juga akan menghasilkan dan menandatangani pernyataan sikap bersama yang diharapkan menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Rapat akan membahas, menetapkan, serta menandatangani pernyataan sikap bersama. Dokumen ini diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh masyarakat Dogiyai untuk mencegah tindakan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan daerah,” jelasnya.

Menurut Yudas, rapat tersebut sebenarnya direncanakan digelar pekan lalu, namun harus ditunda untuk mematangkan langkah-langkah strategis dalam menyikapi situasi keamanan yang berkembang.

Ia juga meminta seluruh unsur masyarakat untuk dapat menghadiri pertemuan tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung serta para kepala distrik diminta memastikan kehadiran seluruh kepala kampung, ketua Badan Musyawarah Kampung, sekretaris kampung, serta tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, agama, dan adat dari setiap kampung di wilayah Kabupaten Dogiyai.

Pertemuan ini diharapkan menjadi forum konsolidasi bersama guna menjaga keamanan dan stabilitas daerah agar aktivitas masyarakat dan pelayanan pemerintahan dapat kembali berjalan normal. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

9 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

11 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

20 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

20 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

2 hari ago