Berita

Pemkab Dogiyai Dorong 45 Pemuda OAP Jadi Operator Alat Berat, Siap Bersaing di Dunia Kerja

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi secara resmi melepas 45 pemuda Orang Asli Papua (OAP) untuk mengikuti pelatihan operator alat berat dan teknik permesinan di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Program ini menggunakan Dana Otonomi Khusus Tahun Anggaran 2025.

Acara pelepasan digelar di halaman Kantor Bupati Dogiyai, Senin (4/8/2025), dan dipimpin oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Dogiyai, Natalis Agapa, mewakili Bupati Dogiyai, Yudas Tebai.

Dalam sambutannya, Natalis Agapa menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, khususnya di kalangan generasi muda Dogiyai, agar mampu bersaing di dunia kerja yang kian kompetitif.

“Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali keterampilan praktis dan teknis untuk siap masuk ke sektor industri seperti pertambangan, konstruksi, dan perbengkelan. Ini langkah nyata untuk mendorong kemandirian dan daya saing tenaga kerja asli Dogiyai,” ujar Agapa.

Sebanyak 45 peserta akan mengikuti pelatihan intensif selama 20 hari di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Idaman Karya Mandiri Training Center (IKMTC) yang berlokasi di Kuala Kencana, Timika. Materi pelatihan difokuskan pada pengoperasian alat berat dan teknik dasar permesinan yang relevan dengan kebutuhan industri lokal dan regional.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dogiyai, Derek Edowai, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari visi dan misi Bupati Dogiyai dalam mendorong terciptanya generasi muda yang berdaya saing dan mampu hidup mandiri.

“Kami berharap setelah pelatihan ini, para peserta dapat mengoperasikan alat berat secara profesional, membuka peluang kerja atau bahkan membuka usaha sendiri di bidang jasa dan konstruksi,” tutur Edowai.

Program pelatihan ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan berbasis kebutuhan industri.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Dogiyai menegaskan komitmennya untuk memberdayakan pemuda OAP, membuka akses terhadap pelatihan berkualitas, serta menyiapkan SDM lokal yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Nobar Film “Pesta Babi” di Jayapura Jadi Ruang Kritik Sosial, AKJB Soroti Perampasan Tanah dan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komunitas Anak Kompleks Jalan Baru (AKJB), Kotaraja, Kota Jayapura, menggelar kegiatan nonton…

3 jam ago

Pelajar Tewas Ditembak Aparat di Tembagapura, Mahasiswa Mimika Desak Pemda dan DPRD Usut Tuntas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pelajar dan Mahasiswa Mimika Kota Studi Jayapura menggelar aksi mimbar bebas dan…

3 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Ratusan Pengungsi di Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mulai bergerak cepat melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan…

3 jam ago

Mulai 19 Mei, Uncen Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur JMSB dan RPL 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Universitas Cenderawasih sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Tanah Papua telah resmi…

7 jam ago

HIPMI Papua Pegunungan Gelar RAKERDA Perdana, Soroti Kemiskinan dan Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Pegunungan resmi…

8 jam ago

Mahasiswa Paniai Se-Indonesia di Semarang-Salatiga Tolak DOB, Tambang, dan Militerisasi Tanah Adat Papua

SEMARANG, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kota Studi Semarang–Salatiga menegaskan penolakan terhadap rencana pemekaran…

8 jam ago