Pemkab Dogiyai Luncurkan Manajemen Talenta dan E-Kinerja, Bupati Yudas Tebai Tegaskan Akhiri Praktik Titipan Jabatan

oleh -1216 Dilihat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai mulai menerapkan reformasi birokrasi berbasis sistem merit melalui sosialisasi terintegrasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN), E-Kinerja, Penanganan Disparitas Data Kepegawaian, dan Document Management System (DMS) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berbasis digital.

Kegiatan yang berlangsung di Nabire, Kamis (30/7/2026), tersebut dibuka langsung oleh Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, serta dihadiri Kepala Kantor Regional IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jayapura beserta jajaran, Kepala BKPSDM Kabupaten Dogiyai, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta peserta sosialisasi dan pendampingan.

banner 728x90

Dalam sambutannya, Bupati Yudas Tebai menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan faktor utama keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, besarnya anggaran pemerintah tidak akan menghasilkan pelayanan yang optimal apabila tidak didukung aparatur yang memiliki kompetensi dan integritas.

“Sumber daya manusia adalah kunci utama keberhasilan pembangunan. Tidak peduli seberapa besar anggaran kita, jika tidak dikelola oleh orang-orang yang tepat di tempat yang tepat, maka hasilnya tidak akan optimal,” tegas Yudas Tebai.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Dogiyai untuk meninggalkan praktik penempatan jabatan yang didasarkan pada kedekatan pribadi maupun kepentingan tertentu. Ia menekankan bahwa promosi dan pengembangan karier ASN ke depan akan berlandaskan kompetensi, kinerja, dan dedikasi terhadap pelayanan publik.

“Selama ini kita sering mendengar istilah ‘orang dekat’ atau ‘orang titipan’. Mulai hari ini kita ubah. Di Dogiyai kita menggunakan prinsip: yang kompeten, yang berkinerja, dan yang siap mengabdi, itulah yang akan kita dorong,” ujar Yudas.

Menurutnya, penerapan sistem merit merupakan langkah strategis untuk menciptakan birokrasi yang profesional, objektif, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sosialisasi tersebut, pemerintah memperkenalkan empat program utama yang menjadi fondasi transformasi birokrasi di Kabupaten Dogiyai, yakni Manajemen Talenta, E-Kinerja, Penanganan Disparitas Data Kepegawaian, serta Document Management System (DMS).

Melalui Manajemen Talenta, pemerintah akan memetakan potensi, kompetensi, dan kinerja setiap ASN sehingga penempatan jabatan dilakukan berdasarkan kemampuan, bukan pertimbangan subjektif. Sementara itu, penerapan E-Kinerja bertujuan menciptakan sistem penilaian kinerja ASN yang lebih objektif, transparan, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, penanganan disparitas data kepegawaian dilakukan untuk menyelaraskan seluruh data ASN agar lebih akurat, menghindari duplikasi, serta menjamin terpenuhinya hak-hak kepegawaian. Adapun Document Management System (DMS) diterapkan sebagai sistem digitalisasi arsip pemerintahan guna meningkatkan efisiensi administrasi, keamanan dokumen, serta kemudahan akses terhadap data pemerintahan.

Bupati Yudas Tebai menjelaskan bahwa implementasi program tersebut diarahkan untuk mewujudkan tiga sasaran utama, yakni membangun bank data talenta ASN, menciptakan jalur pengembangan karier yang jelas, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penempatan aparatur sesuai kompetensi.

Karena itu, ia meminta Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, serta seluruh pimpinan OPD agar menjalankan kebijakan tersebut secara konsisten tanpa pengecualian.

“Jangan ada lagi penempatan berdasarkan suka atau tidak suka. Mari kita bangun birokrasi Dogiyai yang profesional, menerapkan sistem merit, dan bersih,” katanya.

Yudas Tebai juga mengajak seluruh ASN memanfaatkan perubahan sistem tersebut sebagai kesempatan untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kabupaten Dogiyai sangat bergantung pada kualitas aparatur yang mampu bekerja secara disiplin, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Menutup sambutannya, Bupati Yudas Tebai berharap hasil sosialisasi tersebut menjadi langkah awal dalam membangun bank data talenta ASN yang valid sebagai dasar pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dogiyai pada masa mendatang.

Melalui reformasi birokrasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Dogiyai menegaskan komitmennya membangun aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif, transparan, dan berkualitas bagi masyarakat, sejalan dengan visi “Dogiyai Cerdas, Kuat, dan Maju Menuju Dogiyai Dou Enaa”. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.