Berita

Pemkab Lanny Jaya Tegaskan akan  Biayai Penuh Enam Dokter Spesialis UGM, Bantah Isu Penelantaran

LANNY JAYA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya menegaskan tetap menanggung penuh biaya pendidikan enam aparatur sipil negara (ASN) yang sedang menempuh pendidikan dokter spesialis di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. 

Penegasan itu disampaikan menyusul beredarnya informasi di media sosial yang menyebut pemerintah daerah tidak memberikan dukungan kepada para mahasiswa.

Direktur RSUD Tiom, Nick Albertho Yoku, memastikan komitmen pemerintah daerah tidak berubah. Seluruh biaya pendidikan dokter spesialis tetap menjadi tanggung jawab Pemkab Lanny Jaya sesuai kebijakan yang telah ditetapkan.

“Bupati menegaskan semua mahasiswa dokter spesialis di UGM ditanggung Pemda. Kami akan bertemu langsung dengan mereka di Jogja untuk memastikan kebutuhan,” ujar Albertho kepada wartawan di Lanny Jaya, Selasa (30/6/2026).

Sekretaris Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Yamina Kogoya, membantah tudingan bahwa pemerintah daerah menelantarkan mahasiswa dokter spesialis. Menurutnya, informasi yang beredar tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

“Pemberitaan yang menyebut Pemda tidak membantu sangat menyesatkan. Pemerintah tetap hadir dan peduli,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Lanny Jaya, Saiman Yigibalom, mengatakan pemerintah telah mengalokasikan anggaran melalui nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Gadjah Mada senilai Rp4,8 miliar untuk membiayai pendidikan enam dokter spesialis asal Lanny Jaya.

“Biaya sudah ditransfer sesuai kesepakatan. Jika ada kekurangan, Pemda siap turun langsung ke UGM untuk menyelesaikan,” katanya.

Sebagai langkah lanjutan, Bupati Lanny Jaya menginstruksikan jajaran pemerintah segera menemui pihak UGM dan para mahasiswa guna memastikan seluruh proses pendidikan berlangsung tanpa hambatan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menyiapkan tenaga dokter spesialis yang akan kembali mengabdi di daerah.

“Tenaga dokter spesialis anak daerah pasti diperhatikan. Mereka ASN yang wajib kembali melayani di Lanny Jaya,” tegasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Darki Uropmabin: Mahasiswa Papua Harus Ambil Peran dalam Penyelesaian Krisis Kemanusiaan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aktivis mahasiswa Papua sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Universitas Cenderawasih (Uncen), Darki…

22 menit ago

Jeckson Adii Lantik Pengurus KNPB Sektor Sihupa, Soroti Arah Perjuangan Politik Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua I Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Nabire, Jeckson…

17 jam ago

Di Balik Kata dan Seruan ‘Jangan Korbankan Warga Sipil’

Oleh: Sebedeus G Mote Epilog Jangan korbankan warga sipil’ kalimat ini sering diungkapkan secara spontan…

18 jam ago

KLB Campak di Manokwari, Dinkes Kejar Target Imunisasi 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendorong perluasan informasi kepada masyarakat untuk…

21 jam ago

Buka Baptis Cup 2026, Yanius Telenggen Tekankan Persatuan Pemuda Gereja

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menekankan pentingnya persatuan dan…

22 jam ago

Luka Fisik Bisa Sembuh, Bagaimana dengan Psikis?

Penulis: Yohanes Gobai Abang, sa tadi itu kepala sakit sekali.” “Maksudnya bagaimana?” “Tadi saat memberikan…

22 jam ago