Pemprov Papua Gelar 21 Gerakan Pangan Murah 2026, Sri Utami: Instrumen Kendalikan Inflasi Daerah

oleh -1060 Dilihat
Kepala Dinas Pangan Papua, Sri Utami, saat memberikan keterangan dalam rapat koordinasi terkait pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Jayapura. [Foto: Humas Pemprov Papua].

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 21 titik lokasi sepanjang tahun 2026 sebagai langkah konkret menekan inflasi dan menjaga keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pangan Papua, Sri Utami, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM bersifat fleksibel dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di berbagai momentum.

banner 728x90

“Menjelang Idulfitri, kegiatan direncanakan di halaman masjid. Saat Natal dan hari besar keagamaan lainnya, kegiatan akan dilaksanakan di rumah ibadah sesuai kebutuhan warga,” jelas Sri Utami.

Menurut Sri Utami, program ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi instrumen strategis pengendalian inflasi daerah.

“Dengan distribusi pangan langsung kepada masyarakat, stabilitas harga di pasar diharapkan tetap terjaga dan gejolak harga dapat ditekan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis dalam menjamin ketersediaan pangan dari sisi jumlah, keamanan, serta keberlanjutan pasokan di Papua.

“Kegiatan pangan murah dilaksanakan sesuai arahan pemerintah pusat agar stabilitas harga dan keterjangkauan pangan tetap terjaga sebelum maupun setelah hari besar keagamaan,” tegas Aryoko Rumaropen.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan serta memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan stabil di seluruh wilayah Papua.[*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.