Berita

Pemprov Papua Pegunungan Genjot Kualitas Data Bansos Lewat Bimtek SIKS-NG

WAMENA, TOMEI.ID |  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas data kesejahteraan sosial agar penyaluran bantuan kepada masyarakat tepat sasaran. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan, Pemutakhiran, dan Pemanfaatan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang digelar di Hotel Grand Sartika Wamena, Selasa (27/10/2026).

Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Sosial, Yanius Telenggen, menegaskan bahwa ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan kunci utama dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

“Data bukan hanya sekadar daftar nama, melainkan dasar bagi pemerintah dalam menentukan siapa yang membutuhkan pelayanan, jenis bantuan dan intervensi apa yang diperlukan, di mana pelayanan diberikan, serta bagaimana memastikan program benar-benar tepat sasaran,” ujar Yanius saat membacakan sambutan gubernur.

Gubernur juga mengingatkan para operator agar tidak hanya bertugas menginput data ke dalam aplikasi, melainkan memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan data yang dikelola benar-benar menggambarkan kondisi riil di lapangan. 

Secanggih apa pun sistem informasi, kata dia, jika data yang dimasukkan tidak akurat dan tidak melalui proses verifikasi serta validasi yang baik, maka hasil yang diperoleh tidak akan memberikan gambaran yang sebenarnya.

“Jangan sampai setelah pelatihan selesai, kita hanya membawa materi pelatihan, tetapi tidak terjadi perubahan dalam cara kerja. Yang paling penting adalah adanya peningkatan kemampuan dan perubahan kualitas kerja setelah kembali ke tempat tugas masing-masing,” pesan Gubernur.

Sementara itu, Ketua Panitia Demetius Arnold Telenggen dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran tenaga operator dalam membantu proses pengelolaan, pemutakhiran, verifikasi, validasi, dan penyajian data kesejahteraan sosial.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kemampuan teknis tenaga operator terhadap fungsi dan penggunaan SIKS-NG, sehingga kualitas serta akurasi data kesejahteraan sosial di Provinsi Papua Pegunungan dapat terus ditingkatkan,” jelas Demetius.

Bimtek yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 27 hingga 28 Oktober 2026 ini, diikuti oleh 40 orang peserta. Peserta terdiri atas tenaga operator SIKS-NG dari delapan kabupaten di lingkungan Provinsi Papua Pegunungan serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan. Adapun narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Deinas Geley Perjuangkan Pengusaha OAP dan Ekonomi Nelayan Papua Tengah, Realisasi Usulan Ditunggu 2027

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mendorong keterlibatan pengusaha Orang Asli Papua…

2 jam ago

IMPPETANG Perkuat Kaderisasi dan Dorong Transparansi Pelibatan Mahasiswa Pegunungan Bintang

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ketua Departemen Pengembangan Organisasi (PO) Ikatan Mahasiswa/i Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) se-Indonesia,…

15 jam ago

Cakalele dan Lego-Lego Sambut Asesor BAN-PDM di SD Negeri Fuikang

FEIMOTAU, TOMEI.ID | Tarian Cakalele dan Lego-Lego mengiringi kedatangan dua asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan…

15 jam ago

613 CPNS dan PPPK Ikuti Prajabatan dan Orientasi, BKPSDM Paniai Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

PANIAI, TOMEI.ID | Sebanyak 613 peserta CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di…

15 jam ago

Nabire Bukan Tanah Kosong, Pemerintah dan Investor Diminta Koordinasi dengan Pemilik Ulayat

NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Adat Mee-Pago Kabupaten Nabire menegaskan bahwa tanah adat di Nabire bukan…

17 jam ago

Amatus Anouw dan Eman Giyai Promosikan Kopi Dogiyai, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas

NABIRE, TOMEI.ID | Kopi lokal Dogiyai diperkenalkan dalam Festival Kopi Papua Tengah 2026 di Aula…

18 jam ago