Berita

Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Salurkan 64 Sapi Kurban, Perkuat Solidaritas dan Nilai Keagamaan

MIMIKA, TOMEI.ID | Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Mimika menunjukkan komitmen nyata terhadap penguatan nilai keagamaan dan solidaritas sosial melalui penyerahan simbolis 64 ekor sapi kurban kepada umat Muslim di Kabupaten Mimika.

Prosesi penyerahan berlangsung khidmat di Masjid Al-Ikhlas SP 1 Timika, Jumat (22/5/2026), dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat dalam nuansa kebersamaan yang penuh makna.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa bantuan hewan kurban tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud kepedulian pemerintah dalam memperkuat nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah.

Menurutnya, Idul Adha harus dimaknai lebih luas sebagai momentum mempererat tali persaudaraan, memperkuat semangat gotong royong, serta menghadirkan keadilan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini bukan sekadar penyerahan hewan kurban, tetapi bentuk kepedulian dan kebersamaan kita dalam momentum Idul Adha yang penuh makna pengorbanan dan keikhlasan,” ujar Meki Nawipa.

Dari total 64 ekor sapi kurban yang disalurkan di Kabupaten Mimika, sebanyak 15 ekor merupakan bantuan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, sementara 49 ekor lainnya berasal dari Pemerintah Kabupaten Mimika sebagai bentuk sinergi lintas pemerintahan dalam mendukung kehidupan sosial-keagamaan masyarakat.

Tak hanya itu, Pemprov Papua Tengah juga menyalurkan bantuan senilai Rp500 juta untuk pembangunan masjid di Kabupaten Mimika. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sarana ibadah sekaligus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan inklusif.

Gubernur berharap proses distribusi daging kurban dapat dilakukan secara tertib, merata, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Nilai pengorbanan, keikhlasan, dan semangat berbagi harus terus dijaga sebagai fondasi membangun Papua Tengah yang harmonis dan sejahtera,” katanya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Hasil Kebun Ada, Pembeli Mana? APINDO Dogiyai Minta Bupati Evaluasi Program Belanja Jumat

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Kabupaten Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPK APINDO) Dogiyai meminta Pemerintah Kabupaten…

8 jam ago

AHY Komandoi 42 Kepala Daerah di Jayapura, Trans Papua Jadi Prioritas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin rapat…

13 jam ago

Hadiri di HUT ke-30 Panti Uzinmo, Kadinsos: Rawat Anak Yatim Piatu adalah Panggilan Tuhan

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menyebut merawat anak yatim…

1 hari ago

KNPB Numbay Soroti Kondisi Yahukimo, Sebut Situasi sebagai “Darurat Militer dan Kemanusiaan”

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Numbay Sektor Asya menyoroti kondisi sosial…

1 hari ago

KMPPJ Nabire Kukuhkan 61 Mahasiswa Baru, Dukungan Pemkab Puncak Jaya Diapresiasi

NABIRE, TOMEI.ID | Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak Jaya (KMPPJ) Kota Studi Nabire mengukuhkan 61 mahasiswa…

1 hari ago

Tanah Tota Mapia: Hukum Alam, Hak Masyarakat Adat dan Masa Depan Generasi

Oleh: Musa Boma TANAH Mapia adalah mama kami bagi seluruh rakyat Tota Mapia, mulai dari…

1 hari ago