Berita

Pemprov Papua Tengah Dukung Liga 4, Ajang Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan Liga 4 sebagai wadah pembinaan atlet muda sekaligus momentum kebangkitan sepak bola daerah.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Papua Tengah, Jems Telenggen, menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap kompetisi tersebut meskipun kepengurusan PSSI Papua Tengah baru terbentuk.

“Kami sebagai Dinas Kepemudaan dan Olahraga tentu sangat mendukung PSSI di Papua Tengah. Kepengurusannya memang baru terbentuk, tetapi ini penting bagi masa depan anak-anak muda,” ujar Telenggen kepada awak media, di Nabire, Kamis (27/02/2026).

Menurut Jems Telenggen, kehadiran Liga 4 tidak hanya sebatas kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda yang memiliki minat dan bakat di bidang sepak bola.

Jems Telenggen menjelaskan bahwa keterbatasan sarana dan prasarana olahraga masih menjadi tantangan utama dalam penyelenggaraan kompetisi di Papua Tengah. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi kesiapan panitia maupun semangat pelaksanaan turnamen.

“Memang kita masih kekurangan sarana dan prasarana, tetapi panitia sudah sangat matang mempersiapkan kegiatan ini. Itu tidak mengurangi semangat,” kata Jems Telenggen.

Jems Telenggen juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat agar kompetisi berjalan lancar dan memberi dampak positif terhadap pembinaan generasi muda.

Kompetisi ini dijadwalkan mulai bergulir pada 9 Maret 2026 dan akan diikuti tujuh klub dari berbagai kabupaten di Papua Tengah, yakni Persemi Mimika, Persidei Deiyai, Persipani Paniai, Persia Puncak Cartenz, Persido Dogiyai, dan Persipuja Puncak Jaya.

Pemprov Papua Tengah berharap Liga 4 menjadi titik awal pembinaan sepak bola yang lebih terstruktur serta mampu melahirkan talenta-talenta berprestasi dari Papua Tengah ke level nasional. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

1 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

3 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

12 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

12 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

1 hari ago