Berita

Pemprov Papua Tengah Jaga Toleransi Lewat Ibadah dan Doa Bersama Lintas Agama

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah kembali menggelar kegiatan Ibadah dan Doa Bersama Lintas Agama, Selasa (1/7/2025), bertempat di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah.

Kegiatan ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dengan mengusung tema “Jangan Khawatir, Tuhan Menyertai Pelayanan Setiap Orang”, kegiatan ini menjadi agenda rutin awal bulan yang bertujuan memperkuat sinergi, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan spiritualitas dalam lingkungan kerja pemerintahan.

Ibadah dipimpin oleh pemuka agama Kristen dari berbagai denominasi, sementara sesi doa lintas agama turut melibatkan tokoh-tokoh agama Islam, Katolik, Hindu, dan Buddha. Doa-doa yang dipanjatkan mengusung harapan akan hadirnya persatuan, ketenteraman, dan kedamaian di Tanah Papua, khususnya di wilayah Provinsi Papua Tengah sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB).

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah, Drs. Ignatius Robertus Adi, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur dalam membangun komunikasi lintas iman.

“Seringkali kita dihantui fanatisme yang memicu perpecahan. Namun dengan doa bersama seperti ini, kita dapat mencegah potensi konflik dan merawat kebersamaan. FKUB bersama Pemprov akan terus menyelenggarakan kegiatan ini setiap awal bulan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa FKUB bersama para tokoh lintas agama akan terus mendukung seluruh program dan kebijakan Pemprov, khususnya yang berkaitan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan dan toleransi antarumat beragama.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momen reflektif bagi seluruh pegawai pemerintah untuk melayani masyarakat dengan tulus, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam keberagaman yang menjadi kekuatan utama Papua Tengah. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Biaya Kuliah Dinilai Mencekik, Aktivis Mahasiswa Desak Kampus Okmin Papua dan Pemkab Pegubin Bertindak

JAYAPURA, TOMEI.ID |  Tingginya biaya kuliah di Universitas Okmin Papua (OUP) yang berlokasi di Oksibil, Kabupaten…

40 menit ago

Persipura Diguncang Sanksi Berat Komdis PSSI, Denda Rp240 Juta dan Hukuman Tanpa Penonton Satu Musim

JAYAPURA, TOMEI.ID | Klub kebanggaan masyarakat Papua, Persipura Jayapura, dijatuhi sanksi berat oleh Komite Disiplin…

2 jam ago

TPNPB Serukan Penghentian Perang Suku di Papua, Konflik Horizontal Dinilai Perparah Krisis Kemanusiaan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyerukan…

3 jam ago

BKPSDM Papua Tengah Umumkan 250 Peserta Lolos Bimbel Sekolah Kedinasan 2026, Wajib Hadir 18 Mei di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah resmi…

3 jam ago

Aktivis HAM Papua Desak Penghentian Perang Suku: Konflik Horizontal Dinilai Percepat Ancaman Kepunahan Etnis Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Papua, Selpius Bobii, menyerukan penghentian perang suku…

13 jam ago

Aktivis HAM Papua Tuding Polisi Tutupi Tragedi Dogiyai Berdarah, Soroti Tewasnya Pelajar dan Penangkapan Warga Sipil

NABIRE, TOMEI.ID | Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Papua, Selpius Bobii, melontarkan tudingan keras terhadap…

15 jam ago