Berita

Pemprov Papua Tengah Perluas Program Sekolah Gratis hingga SMP pada 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperluas cakupan program sekolah gratis hingga jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai tahun anggaran 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan akses pendidikan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di Papua Tengah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaidah, mengatakan program sekolah gratis yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah telah lebih dulu diterapkan sejak tahun pelajaran 2025 untuk jenjang Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta asrama berbasis keagamaan dan lima yayasan pelopor pendidikan di Tanah Papua.

“Perlu kami sampaikan bahwa Kebijakan Pendidikan sekolah Gratis di Provinsi Papua Tengah oleh Bpk Gubernur dan Wakil Gubernur telah diimplementasikan mulai tahun pelajaran 2025 untuk jenjang SLB, SMK, SMA dan Asrama berbasis keagamaan/5 yayasan pelopor pendidikan di tanah papua,” ujar Nurhaidah dalam keterangan tertulis kepada media, pada Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, perluasan program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan semakin banyak anak Papua Tengah memperoleh layanan pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah.

“Mulai Tahun anggaran 2026 memperluas lagi penerima sekolah gratis ke jenjang SMP,” tambahnya.

Untuk memastikan program berjalan sesuai kebijakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah juga membuka layanan pengaduan atau hotline bagi masyarakat. Kanal tersebut disiapkan untuk menerima laporan terkait pelaksanaan sekolah gratis, termasuk apabila masih ditemukan satuan pendidikan yang melakukan pungutan biaya kepada siswa.

“Untuk itu, bersama ini kami share Juknis dan Narahubung/Customer Service Dinas Pendidikan Papua Tengah, untuk mohon berpartisipasi mengawal implementasi sekolah gratis sekaligus bisa memberikan informasi jika masih ada SLB, SMA, SMK, SMP yang masih memungut biaya sekolah,” tutupnya.

Pemprov Papua Tengah berharap program sekolah gratis dapat memperluas akses pendidikan, menekan angka putus sekolah, serta mendorong lahirnya generasi muda Papua Tengah yang lebih berkualitas dan berdaya saing di masa depan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bina Akrab IPMAPAN VII di Kendari Tuntas, Perkuat Solidaritas dan Karakter Mahasiswa Paniai

KENDARI, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai (IPMAPAN) Kota Studi Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara,…

7 jam ago

361 Pejabat Pemkab Manokwari Dilantik, Hermus Tekankan Kinerja Nyata dan Pelayanan Publik

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari melantik sekitar 361 pejabat dalam jabatan pimpinan tinggi…

7 jam ago

Ranperdasi Papua Tengah Dibahas, Pemprov Tekankan Regulasi Harus Berpihak pada Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT)…

18 jam ago

KPA Papua Pegunungan Perkuat Konsolidasi Penanganan HIV/AIDS di Delapan Kabupaten

WAMENA, TOMEI.ID | Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Pegunungan mulai memperkuat koordinasi dan konsolidasi…

23 jam ago

Meki Nawipa: TNI Harus Terus Mengabdi dan Melayani Masyarakat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya pengabdian TNI kepada masyarakat dalam…

1 hari ago

Kemarau Lima Bulan, Air kabur kali Bedu berubah menjadi air jernih

NABIRE, TOMEI.ID | Kali Degeuwa atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Kali Bedu di wilayah…

1 hari ago