Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Tengah, Alanthino Wiay (tengah, baju putih), menghadiri kegiatan pembangunan Dapur SPPG Polri di Distrik Napan, Kabupaten Nabire, Rabu (25/2/2026), sebagai bentuk dukungan Pemprov Papua Tengah terhadap penguatan layanan pemenuhan gizi dan ketahanan pangan di wilayah 3T. [Foto: Christian Degei/tomei.id].
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmen dan dukungan penuh terhadap pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) Distrik Napan, Kabupaten Nabire, Rabu (25/2/2026).
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alanthino Wiay, menyatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat layanan sosial dasar, khususnya pemenuhan gizi masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses infrastruktur dan distribusi logistik.
Menurutnya, inisiatif yang diinisiasi oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Papua Tengah dan Polres Nabire tersebut mencerminkan transformasi peran Polri sebagai mitra strategis pemerintah daerah, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung agenda kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat.
“Pembangunan SPPG ini bukan sekadar penyediaan sarana fisik, melainkan representasi kehadiran negara dalam memastikan akses pangan sehat, bergizi, dan terjangkau bagi masyarakat 3T,” tegas perwakilan Gubernur.
Ia menambahkan, keberadaan Dapur SPPG di Distrik Napan diharapkan menjadi pusat produksi dan distribusi pangan bergizi yang mampu menjawab persoalan stunting, kerawanan pangan, serta keterbatasan akses bahan makanan sehat di distrik-distrik terpencil.
Secara kebijakan, program ini dinilai selaras dengan prioritas pembangunan Provinsi Papua Tengah yang menitikberatkan pada penguatan layanan dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan intervensi gizi di wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, juga menekankan pentingnya pelaksanaan pembangunan yang memenuhi prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran, guna memastikan manfaat program dapat segera dirasakan secara optimal dan berkelanjutan.
Di akhir pernyataannya, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat Distrik Napan untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga, memanfaatkan, serta mendukung operasional fasilitas tersebut sebagai aset pelayanan publik yang strategis.
Pembangunan Dapur SPPG Polri di Nabire diharapkan menjadi model intervensi terpadu dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah 3T Papua Tengah. [*].
NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmen pemerintah menyiapkan anggaran Rp56 miliar…
NABIRE, TOMEI.ID | Di hadapan para orang tua siswa Sekolah Papua Harapan (SPH) Nabire, Gubernur…
NABIRE, TOMEI.ID | Organisasi Asrama Mahasiswa Puncak Jaya (AMPJ) se-Kota Studi Nabire, Papua Tengah, menggelar…
NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah turun langsung melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev)…
NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 134 titik panas atau hotspot terdeteksi di sejumlah wilayah Papua Tengah…
NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan pembakaran hutan di sejumlah wilayah delapan kabupaten di Papua Tengah mendapat…