Berita

Penembakan Warga Sipil di Kabupaten Puncak, Agus Murib Ditemukan Tewas di Area Kebun

PUNCAK, TOMEI.ID | Seorang warga sipil bernama Agus Murib dilaporkan tewas tertembak dalam sebuah insiden yang terjadi pada Kamis dini hari, 22 Mei 2025, sekitar pukul 03.00 WIT, di wilayah kebun milik keluarga korban di Kabupaten Puncak. Dugaan sementara menyebutkan pelaku penembakan merupakan oknum anggota TNI.

Menurut keterangan keluarga, pada hari kejadian, Agus Murib bersama istri, adik perempuan, dan ibu kandungnya pergi ke kebun mereka di kawasan hutan untuk mencari sayuran dan kebutuhan dapur lainnya. Saat keluarga sedang bekerja di kebun, Agus Murib pergi menjauh sebentar dari lokasi utama untuk mencari tali rotan. Beberapa menit kemudian terdengar suara tembakan yang mengejutkan seluruh keluarga.

Kondisi panik dan trauma membuat keluarga kembali ke rumah tanpa mengetahui nasib Agus Murib. Hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali. Kekhawatiran semakin meningkat dan warga setempat mulai menduga bahwa Agus telah menjadi korban penembakan.

Hingga hari ini, pada Jumat, 23 Mei 2025, warga Desa Tuanggi I dan Tuanggi II melakukan pencarian dan penjemputan jenazah. Sebelum itu, warga lebih dulu melaporkan kejadian ke Polres Kabupaten Puncak. Namun pihak Polres menyatakan tidak ada anggota mereka yang bertugas di kawasan hutan tersebut dan mengarahkan warga untuk melapor ke Koramil.

Pagi harinya sekitar pukul 07.30 WIT, perwakilan warga mendatangi Koramil setempat untuk meminta izin mengambil jenazah. Setelah berkoordinasi, warga akhirnya menemukan dan mengevakuasi jenazah Agus Murib pada pukul 09.00 WIT, lalu membawa pulang jenazah ke kediaman keluarga.

Menurut informasi dari warga, jenazah kemudian dimakamkan secara adat dengan prosesi pembakaran jenazah yang dilangsungkan di rumah duka.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak TNI mengenai dugaan keterlibatan anggota dalam insiden tersebut. Masyarakat setempat berharap kasus ini segera diusut secara transparan dan adil oleh pihak berwenang. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

4 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

5 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

14 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

15 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

1 hari ago