Berita

Pengurus KAPP Nabire Dilantik, Dominggus Pigai Ajak Pengusaha OAP Bermitra dengan Pemerintah

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Provinsi Papua Tengah, Yosephina Pigai, secara resmi melantik pengurus KAPP Kabupaten Nabire periode 2026–2030 yang dipimpin oleh Dominggus Pigai.

Pelantikan tersebut berlangsung di Hotel Getz Oyehe, Nabire, Papua Tengah, Sabtu (7/3/2026).

Dalam sambutannya, Yosephina Pigai menegaskan bahwa KAPP merupakan lembaga resmi yang memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang sah serta diakui secara kelembagaan.

Yosephina Pigai juga menekankan bahwa organisasi KAPP di seluruh Tanah Papua berada dalam satu struktur organisasi yang sama tanpa adanya dualisme kepemimpinan.

“Lembaga KAPP di seluruh Tanah Papua hanya satu dan tidak ada dualisme,” kata Pigai.

Yosephina Pigai mendorong pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan pengusaha Orang Asli Papua melalui pemanfaatan dana yang bersumber dari Undang-Undang Otonomi Khusus Papua.

Menurut Yosephina Pigai, keberadaan KAPP bertujuan memperkuat peran masyarakat asli Papua sebagai pelaku utama dalam pembangunan ekonomi di wilayahnya.

“Lembaga ini bukan untuk melawan negara atau kelompok mana pun, tetapi untuk memastikan anak-anak asli daerah dapat menjadi tuan di atas tanah leluhur mereka sendiri,” ujar Yosephina Pigai.

Ketua KAPP Kabupaten Nabire periode 2026–2030, Dominggus Pigai, mengajak para pengusaha Orang Asli Papua untuk memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan dunia usaha di wilayah Nabire.

Dominggus Pigai menjelaskan bahwa KAPP akan memprioritaskan perusahaan milik Orang Asli Papua yang memiliki legalitas badan hukum yang jelas sehingga dapat berkembang secara profesional.

“Kami akan memprioritaskan perusahaan milik Orang Asli Papua yang memiliki legalitas yang jelas agar dapat berkembang dan bersaing secara sehat,” kata Dominggus Pigai.

Dominggus Pigai juga menegaskan pentingnya kerja sama dengan berbagai lembaga terkait untuk memastikan kelengkapan administrasi perusahaan milik pengusaha asli Papua.

Selain itu, KAPP Nabire berkomitmen melakukan pembinaan terhadap pengusaha lokal melalui berbagai program pelatihan di sektor konstruksi maupun bidang usaha lainnya.

“Melalui pelatihan tersebut, pengusaha lokal diharapkan dapat meningkatkan kapasitas serta belajar dari pelaku usaha yang telah memiliki pengalaman,” ujar Pigai.

Dominggus Pigai menambahkan KAPP Nabire juga akan melakukan pengawasan terhadap perusahaan anggota agar setiap pekerjaan yang dipercayakan dapat dilaksanakan secara profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Dengan kepengurusan baru tersebut, KAPP Nabire diharapkan mampu memperkuat peran pengusaha Orang Asli Papua dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nabire. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Staf Sekretariat DPR Papua Tengah Larang Wartawan Cepos Liput Rapat Banggar

NABIRE, TOMEI.ID | Jurnalis Cenderawasih Pos (CEPOS), Theresia F. Tekege, mengaku dilarang masuk ke ruang…

13 jam ago

KINGMI Desak Akses Kemanusiaan Dibuka, Investigasi Independen Dugaan Penembakan di Samboga

TIMIKA, TOMEI.ID | Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah…

19 jam ago

Pemprov Papua Perkuat Komunikasi Imunisasi di Perbatasan RI–PNG, Media KIE Berbasis Budaya Lokal Disiapkan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua, bersama UNICEF Indonesia, dengan dukungan Departemen Luar…

20 jam ago

Pemprov Papua Tengah Perketat Tata Kelola Dana Hibah, Lima Rekomendasi Ditetapkan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, memperketat tata kelola dana hibah pemerintah daerah…

1 hari ago

KLHS RDTR Perkotaan Manokwari Soroti Banjir, Abrasi dan Ancaman Bencana

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari menempatkan banjir, genangan, abrasi, pengelolaan limbah dan persampahan…

1 hari ago

TPNPB Klaim 10 Warga Sipil Ditembak di Yahukimo, Enam Disebut Luka Tembak

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengklaim 10 warga sipil yang disebut sebagai…

2 hari ago