Berita

Persipura Jayapura Resmi Jadikan Stadion Lukas Enembe Sebagai Home Base Liga 2

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura akhirnya memastikan Stadion Lukas Enembe sebagai markas utama mereka pada kompetisi Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Manajer Persipura, Owen Rahadian. Menurutnya, manajemen telah mendaftarkan dua stadion sebagai home base, yakni Stadion Lukas Enembe dan Stadion Mandala. Namun, untuk awal musim, pilihan utama jatuh pada Stadion Lukas Enembe.

“Kita sudah daftarkan dua stadion, Lukas Enembe dan Mandala, sebagai markas di Liga 2. Tapi untuk sementara kita akan memulai di Lukas Enembe dulu,” ujar Owen kepada wartawan, Rabu (3/9/2025).

Dengan keputusan ini, tim berjuluk Mutiara Hitam akan melakoni laga kandang perdana di Stadion Lukas Enembe. Adapun Stadion Mandala tetap menjadi opsi alternatif jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Stadion Lukas Enembe yang berkapasitas 45.000 penonton dengan fasilitas modern diyakini mampu mendukung kebangkitan Persipura di Liga 2. Kehadiran stadion bertaraf internasional tersebut juga diharapkan menghadirkan atmosfer baru sekaligus meningkatkan animo suporter setia Persipura.

Saat ini, Persipura tengah mempersiapkan skuad terbaik dengan target utama kembali promosi ke Liga 1. Manajemen bersama tim pelatih terus mengevaluasi pemain dan menyiapkan strategi matang agar mampu bersaing dengan klub-klub kuat lainnya di Liga 2.

“Persipura adalah tim besar, dan kita harus buktikan tempat kita adalah di Liga 1. Untuk itu, dibutuhkan kerja keras semua pihak, baik manajemen, pelatih, pemain, maupun dukungan penuh dari suporter,” tambah Owen.

Kehadiran di stadion berkapasitas 45.000 penonton itu diharapkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola Papua. Dukungan publik diyakini akan jadi kekuatan tambahan bagi Boaz Solossa, Ruben Sanadi, Ferry Pahabol, Ramai Rumakiek, dan rekan-rekan untuk mewujudkan ambisi kembali ke Liga 1. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Dari Tapak ke KTT Hukum Rakyat 2026, Empat Regio Bawa Suara Tanah, Hutan dan Wilayah Adat

JAKARTA, TOMEI.ID | Persoalan penguasaan tanah, konflik tenurial, tekanan industri ekstraktif, hingga perjuangan mempertahankan wilayah…

3 jam ago

FGD PHA Digelar, Pemprov Papua Tengah Perkuat Regulasi Perlindungan Anak di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kebijakan dan regulasi daerah terkait…

8 jam ago

KLB Campak Jadi Perhatian, Sidey Perkuat Persiapan Imunisasi ORI

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Distrik Sidey bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari dan Puskesmas Sidey memperkuat…

8 jam ago

Polda Papua Tengah Musnahkan 4,7 Gram Sabu, Pengembangan Ungkap Narapidana Lapas Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,7 gram…

9 jam ago

Agustinus Anggaibak Dorong Enam Provinsi Sepakati Definisi OAP, Perdasus Papua Tengah harus Dievaluasi

NABIRE, TOMEI.ID | Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah mendorong enam provinsi di Tanah Papua…

9 jam ago

KPK Soroti Area Rentan Korupsi, Pemprov Papua Tengah Diminta Perkuat Tata Kelola Dana Otsus

NABIRE, TOMEI.ID | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata…

11 jam ago