Berita

Pesawat Smart Air PK-SNS Lakukan Pendaratan Darurat di Pantai Bandara Nabire, 13 Penumpang Selamat

NABIRE, TOMEI.ID | Pesawat milik PT Smart Cakrawala Aviation (Smart Air) tipe Cessna 208 Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS melakukan pendaratan darurat di bibir pantai ujung Bandara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026), setelah mengalami gangguan mesin sesaat usai lepas landas.

baca juga: BREAKING NEWS: Pesawat Smart Air Charter Jatuh di Pantai Logpond Nabire, 13 Penumpang Dievakuasi

Pesawat yang mengangkut 13 penumpang tersebut sebelumnya lepas landas dari Bandar Udara Nabire (NBX) dengan tujuan Bandar Udara Kaimana (KNG). Namun tidak lama setelah take off, Pilot in Command (PIC) Capt. Tania K mendeteksi adanya gangguan pada mesin pesawat.

Seiring dengan penurunan thrust power, PIC memutuskan melakukan Return To Base (RTB). Demi keselamatan penerbangan, pesawat kemudian diarahkan untuk melakukan pendaratan darurat di bibir pantai sekitar area bandara.

“Kondisi seluruh kru dan penumpang dalam keadaan baik dan selamat,” demikian disampaikan dalam laporan resmi Safety & Quality Department PT Smart Cakrawala Aviation.

Pesawat tersebut diawaki oleh Second in Command (SIC) FO. Baguss, berstatus penerbangan penumpang (Pax Flight), dan menggunakan mesin Pratt & Whitney.

Pihak Safety & Quality (SQ) Department PT SCA telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), untuk penanganan serta investigasi lanjutan atas insiden tersebut.

Sementara itu, Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek memastikan kondisi Tempat Kejadian Perkara (TKP) insiden pesawat Smart Air dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.

“Tugas kami dari kepolisian adalah mengamankan TKP, dan sampai saat ini situasi sudah dalam keadaan terkendali,” ujar Wakapolres saat berada langsung di lokasi kejadian.

Untuk pengamanan area, aparat gabungan mengerahkan 58 personel, terdiri dari unsur Polres Nabire, Polda Papua Tengah, Brimob, serta personel Intelijen dan Reserse Kriminal. Di lokasi kejadian juga tampak unsur Basarnas, KNKT, serta kru dari Smart Air.

Saat ini, upaya pemindahan pesawat ke lokasi yang lebih aman direncanakan menggunakan alat berat, yang masih menunggu kedatangan ke lokasi kejadian.

Terkait korban, Wakapolres Nabire menegaskan bahwa seluruh penumpang dan kru telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut. Data sementara mencatat terdapat 11 penumpang dan 2 kru pesawat.

Penyebab gangguan mesin masih dalam proses investigasi pihak berwenang. Tim tomei.id akan terus berupaya menyajikan informasi lanjutan, demikian laporan redaksi tomei.id. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Penduduk Papua Tengah Capai 1.397.590 Jiwa, Bertambah 13.363 pada Semester I 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Jumlah penduduk Provinsi Papua Tengah mencapai 1.397.590 jiwa pada Semester I 2026,…

5 jam ago

Cegah Pembakaran Hutan dan Lahan, Pemuda KINGMI Desak Pernyataan Bupati Nabire Ditindaklanjuti

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Biro Pemuda KINGMI Klasis Nabire, Yeri Nawipa, meminta pemerintah, aparat, lembaga…

6 jam ago

Mahasiswa Pegunungan Bintang Tolak Wacana Kabupaten Okmin, Soroti Transparansi dan Kesiapan Daerah

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Pegunungan Bintang yang juga Menteri HAM dan Hukum BEM Universitas Cenderawasih,…

6 jam ago

Kebakaran Lahan Kunga Disorot, Deinas Tenanum Desak Bupati dan Ketua DPRK Puncak Bertanggung Jawab

PUNCAK, TOMEI.ID | Dugaan pembakaran lahan di Kampung Kunga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah,…

6 jam ago

Gubernur Meki Nawipa: RAD SDGs Papua Tengah Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan Rencana Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan…

8 jam ago

Meki Nawipa Desak KNPI Papua Tengah Perangi Miras, Narkoba dan Kekerasan di Kalangan Pemuda

PANIAI, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa meminta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua…

8 jam ago