Berita

Pj Gubernur Papua Tengah  Serahkan DPA SKPD 2025 Senilai Rp 3,8  Triliun

NABIRE, TOMEI.ID | Penjabat Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun  Damanik, menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) tahun anggaran 2025. 

Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah dalam arahannya minta kepada seluruh SKPD untuk segera menyiapkan segala bentuk administrasi untuk pelaksanaan Program yang Sudah direncanakan. 

” Penyerahan ini juga menandai telah selesainya semua penyusunan APBD tahun 2025 di Provinsi Papua Tengah, serta menjadi sejarah baru Papua tengah memiliki peraturan daerah Tentang APBD,” ungkapnya saat memberikan arahan di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah pada Senin , 3 Februari 2025. 

BACA JUGA : Pemprov Papua Tengah dan Bank Papua Teken MoU Pengelolaan Keuangan

Ia menyebutkan jumlah Total  APBD Provinsi Papua Tengah Tahun 2025 mencapai  3,8 Trilyun, lebih tepatnya Rp3.881.272.091.833,- (Tiga Trilyun Delapan Ratus Delapan Puluh Satu Milyar Dua Ratus Tujuh Puluh Dua Juta Sembilan Puluh Satu Ribu Delapan Ratus Tiga Puluh Tiga Rupiah. 

Dikatakan, APBD Provinsi Papua Tengah Tahun Anggaran 2025 telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025, untuk itu dalam menjalankan APBD tersebut  ia mengajak  harus menyesuaikan program daerah dengan Kebijakan Pusat, dengan mendukung astacita, dengan fokus ke beberapa hal seperti: 

• Pengendalian Inflasi,

• Penurunan Angka Stunting,

• Pengentasan Kemiskinan Ekstrem,

• Penanggulangan Pengangguran,

• Ketahanan Pangan, Serta

• Penyediaan Makanan Bergizi Gratis

” Saya ingatkan kepada para pimpinan perangkat daerah sebagai pengguna anggaran maupun yang diberikan kuasa, untuk bekerja lebih sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,serta mengutamakan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Penandatanganan DPA-SKPD Tahun Anggaran 2025 oleh Pj. Gubernur Papua Tengah, Inspektur, Sekretaris MRP, Sekwan DPRPT, Sekda Papua Tengah, dan Kepala Dinas Perhubungan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

42 menit ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

2 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

11 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

12 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

1 hari ago