Berita

Plh Sekda Puncak Jaya Tekankan Pentingnya Disiplin Laporan OPD dan Integritas ASN

MULIA, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menggelar apel pagi gabungan di halaman Kantor Bupati, Senin (20/10/2025). Apel dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh. Sekda), Risa Siswojo, dan diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), instansi vertikal, tenaga honorer, serta perwakilan organisasi masyarakat.

Dalam arahannya, Risa menegaskan pentingnya kedisiplinan administrasi dan pelaporan kegiatan oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kepada pimpinan daerah.

“Sering kali pimpinan menanyakan kegiatan di OPD, namun kami para staf ahli dan asisten tidak menerima laporan. Ini harus menjadi perhatian. Saya minta seluruh kepala OPD segera melaporkan setiap kegiatan yang bersifat formal atau mengundang kepada pimpinan,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Selain soal laporan, Plh. Sekda juga menyoroti pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) yang tengah dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menekankan agar seluruh ASN menanggapi survei tersebut secara serius.

“SPI bukan sekadar formalitas. Ini adalah penilaian langsung dari KPK terhadap integritas pemerintah daerah. Kepala OPD wajib memastikan seluruh jajarannya menindaklanjuti surat dari KPK. Jika belum paham, segera koordinasikan dengan Inspektorat,” ujarnya.

Risa juga mengingatkan pentingnya partisipasi aktif OPD dalam Monitoring Center for Prevention (MCP), program nasional yang menjadi indikator utama upaya pencegahan korupsi di daerah.

“MCP adalah indikator penting komitmen antikorupsi daerah. Seluruh OPD harus mengikuti kegiatan ini tepat waktu, dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran,” imbuhnya.

Di sisi lain, Plh. Sekda turut menyampaikan perubahan penting terkait mekanisme kenaikan pangkat ASN, yang kini dilakukan setiap bulan.

“BKD harus segera mensosialisasikan aturan baru ini. Bagi ASN yang mendekati masa pensiun, siapkan berkas tiga bulan sebelumnya agar tidak terjadi keterlambatan atau pemotongan gaji,” jelasnya.

Risa juga mengajak ASN untuk mendukung ketahanan pangan daerah melalui pemanfaatan lahan pekarangan.

“Mari kita mulai dari diri sendiri. Tanam sayur atau tanaman pangan di pekarangan rumah, untuk kebutuhan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah,” serunya.

Menutup arahannya, Risa mengingatkan ASN agar bijak menyikapi isu publik, terutama menjelang akhir tahun anggaran.

“Kita sudah memasuki triwulan terakhir. Saring setiap informasi dan jangan sebarkan kabar yang belum jelas. ASN harus menjadi contoh dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan publik,” pungkasnya.

Apel gabungan ini menjadi momentum penguatan komitmen ASN Puncak Jaya terhadap disiplin birokrasi, integritas pelayanan publik, dan sinergi pembangunan daerah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

TPNPB Klaim Serangan Beruntun di Dekai, Sebut Satu Aparat Tewas di Koramil

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim melakukan serangkaian…

2 jam ago

Pemprov Papua Tengah Perkuat Nasionalisme, Seminar Wawasan Kebangsaan Digelar di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan nilai nasionalisme dan persatuan melalui…

3 jam ago

Agus Kossay Desak Prabowo Buka Dialog Internasional

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Agus Kossay, mendesak Presiden Prabowo…

3 jam ago

Gubernur John Tabo Gas Percepatan Data OAP, Internet Digelontorkan ke Delapan Kabupaten

WAMENA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, mendorong percepatan pendataan Orang Asli Papua (OAP)…

4 jam ago

Manajer Persipura Buka Suara Soal Harga Tiket Naik, Duel Kontra Persiku Jadi Sorotan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, akhirnya buka suara terkait kenaikan harga tiket…

5 jam ago

Pastor Katedral Timika Kecam Dugaan Aparat Terobos Ruang Privat Pastoran, Nilai Langgar Etika dan Batas Kewenangan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pastor Paroki Katedral Tiga Raja, Keuskupan Timika, Amandus Rahadat, melontarkan peringatan keras…

16 jam ago