Berita

Putra Daerah Usilimo Tolak Festival Budaya Lembah Baliem 2026 Jika Tak Berdampak bagi Masyarakat Adat

WAMENA, TOMEI.ID | Putra daerah Distrik Usilimo, Kabupaten Jayawijaya, menyatakan menolak penyelenggaraan Festival Budaya Lembah Baliem 2026 apabila tidak disertai program nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat adat, terutama melalui pemberdayaan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Penolakan itu disampaikan Sekretaris Forum Pribumi Papua Pegunungan, Betho Entama, di Wamena, Kamis (9/7). Menurutnya, festival yang digelar setiap tahun belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat adat sebagai pemilik wilayah penyelenggaraan.

“Hasil dari penyelenggaraan festival tidak pernah diwujudkan dalam bentuk penghargaan kepada anak-anak asli setempat, seperti pemberian beasiswa pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, maupun program pemberdayaan yang melibatkan dinas-dinas dan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya,” kata Betho.

Festival Budaya Lembah Baliem selama ini rutin digelar setiap awal Agustus di Kabupaten Jayawijaya sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus ajang promosi budaya dan pariwisata Papua Pegunungan.

Namun, Betho menilai manfaat penyelenggaraan festival lebih banyak dirasakan pemerintah daerah dan pelaku usaha, sementara masyarakat adat belum memperoleh manfaat yang sepadan.

“Oleh karena itu, kami sebagai putra daerah Distrik Usilimo menyatakan dengan tegas menolak penyelenggaraan Festival Budaya Lembah Baliem di Distrik Usilimo pada tahun 2026 apabila tidak memberikan manfaat yang nyata, adil, dan berkelanjutan bagi masyarakat adat setempat,” tegasnya.

Betho menegaskan sikap tersebut bukan untuk menghasut masyarakat, melainkan sebagai tuntutan agar pemerintah menghormati hak-hak masyarakat adat dan memastikan penyelenggaraan Festival Budaya Lembah Baliem memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga di wilayah penyelenggara. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Solidaritas Merauke Desak PSN Papua Selatan Dihentikan Usai Pemerintah Janji Setop Deforestasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…

3 menit ago

Diundang Meliput, Wartawan Malah Diusir dari RDP oleh DPRK Nabire, Ada Apa?

NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…

37 menit ago

LBH Papua Laporkan Dugaan Penganiayaan Ketua MPM Uncen oleh Anggota Polresta Jayapura ke Polda Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…

2 jam ago

459 Kasus Tercatat, Polda Papua Tengah akan Gelar Operasi Pekat Noken 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah akan menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Noken 2026 selama…

4 jam ago

TPNPB Ancam Karyawan Freeport yang Ikut Latsarmil Komcad di Rindam Cenderawasih

NABIRE, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB)…

5 jam ago

Dies Natalis ke-12 Asrama Yahukimo Jayapura Soroti Perhatian Pemkab

JAYAPURA, TOMEI.ID | Asrama Mahasiswa Putra Yahukimo di Jayapura memperingati Dies Natalis ke-12 dengan mengangkat…

5 jam ago