Berita

Rapat Umum Perdana Yayasan Tuwapodita Paniai Tegaskan Arah Misi dan Komitmen Pelayanan 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Yayasan Pelayanan Misi Tuwapodita Paniai (YPMTP) menggelar Rapat Umum Pimpinan Tahun 2026 di Gedung Gereja Tunas Harapan Kalibobo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu, (14/2/2026).

Rapat perdana ini menjadi momentum strategis untuk mempertegas arah pelayanan serta memperkuat komitmen misi di tengah masyarakat secara terarah, terukur, dan berkelanjutan demi dampak nyata bagi pertumbuhan rohani dan sosial.

Rapat umum tersebut mengusung tema, “Melalui Rapat Umum Pimpinan Yayasan yang Pertama Ini, Memperkuat Visi dan Komitmen untuk Kemajuan Misi Tuhan.” Tema ini menegaskan fokus yayasan dalam membangun pelayanan yang terstruktur, berkelanjutan, dan berdampak luas.

Ketua Yayasan Pelayanan Misi Tuwapodita Paniai, Pendeta Obet Obaipa, menegaskan bahwa rapat umum bukan sekadar agenda organisasi, melainkan langkah strategis dalam memperkokoh fondasi pelayanan misi yang terarah, terukur, dan berdampak luas.

“Kita bersyukur atas penyertaan Tuhan sehingga dapat melangkah bersama dalam pelayanan yayasan ini. Momentum ini menjadi peneguhan komitmen untuk setia melayani Tuhan dan sesama,” ujar Pendeta Obet Obaipa dalam keterangan tertulis kepada tomei.id, Minggu (15/2/2026).

Pendeta Obet Obaipa menjelaskan bahwa Yayasan Pelayanan Misi Tuwapodita Paniai didirikan untuk menjangkau masyarakat yang belum mendengar Injil, membina dan memperlengkapi pelayan Tuhan, serta mengembangkan pelayanan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan. Yayasan juga berupaya mendorong pertumbuhan rohani jemaat dan masyarakat secara berkesinambungan.

Landasan pelayanan yayasan merujuk pada Roma 10:14-15 dan Matius 28:19 yang menekankan pentingnya pengutusan dalam pemberitaan Injil serta tanggung jawab gereja dalam menjangkau semua bangsa secara aktif, konsisten, dan penuh integritas.

Dalam rapat tersebut, yayasan menetapkan sejumlah program strategis, antara lain pembentukan tim misi yang aktif dan terlatih, pembukaan pos pelayanan baru di wilayah yang belum terjangkau, pembinaan rohani generasi muda, serta penerapan sistem administrasi dan manajemen yang transparan dan profesional.

Di akhir penyampaian, Pendeta Obet Obaipa mengajak seluruh elemen gereja, pemerintah, dan mitra pelayanan untuk bersinergi mendukung kemajuan misi Tuhan di Paniai dan Papua Tengah secara nyata, terarah, dan berkelanjutan.

“Rapat umum perdana ini diharapkan menjadi tonggak awal penguatan organisasi sekaligus pijakan penting dalam pengembangan pelayanan misi yang berintegritas dan berdampak bagi generasi mendatang demi kemuliaan Tuhan dan keberlanjutan pelayanan,” tandasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

SK Mendagri Sudah Terbit, Wamendagri Desak 11 Anggota DPRP Papua Pegunungan Segera Dilantik

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

9 jam ago

HUT ke-54 Pemuda Sinar Bintang Daud, Teguhkan Iman dan Regenerasi Menuju 100 Tahun

DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…

9 jam ago

Klarifikasi, Nanci Tegaskan Tak Usir Wartawan dari RDP: Forum Disebut Bersifat Terbatas

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…

9 jam ago

Solidaritas Merauke Desak PSN Papua Selatan Dihentikan Usai Pemerintah Janji Setop Deforestasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…

15 jam ago

Diundang Meliput, Wartawan Malah Diusir dari RDP oleh DPRK Nabire, Ada Apa?

NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…

15 jam ago

LBH Papua Laporkan Dugaan Penganiayaan Ketua MPM Uncen oleh Anggota Polresta Jayapura ke Polda Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…

16 jam ago