Berita

RMI Papua Tengah Kupas Peran Pemuda dalam Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

NABIRE, TOMEI.ID | Rumah Milenial Indonesia (RMI) Papua Tengah menggelar Coffee Morning bertema “Peran Strategis Pemuda di Papua Tengah dalam Mensukseskan Program Strategis Nasional” di Morning Order Café, Nabire.

Diskusi tersebut difokuskan pada kontribusi generasi muda dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas nasional untuk menurunkan angka stunting.

Ketua RMI Papua Tengah, Yusuf Simbiak, dalam sambutannya menekankan posisi strategis pemuda sebagai motor penggerak pembangunan daerah.

“Kerja sama antara pemuda, pemerintah daerah dan unsur adat sangat diperlukan. Kolaborasi inilah yang membuat program nasional berjalan efektif dan berkelanjutan,” kata ia di hadapan peserta.

Pada sesi pemaparan materi, narasumber utama Eddie Way menjelaskan skema pelaksanaan MBG mulai dari pengelolaan dapur gizi, penyusunan menu berbasis pangan lokal, distribusi ke sekolah-sekolah hingga pengawasan kualitas pangan.

Menurut Eddie, pemuda memiliki kemampuan adaptasi dan mobilisasi cepat sehingga layak ditempatkan pada peran inti operasional di lapangan. “Program ini membutuhkan tenaga yang aktif dan cepat bergerak, dan pemuda memiliki modal itu,” kata ia.

Eddie turut memaparkan tantangan pelaksanaan MBG di Papua Tengah, termasuk ketersediaan bahan pangan lokal, biaya logistik antarwilayah, serta potensi hambatan keamanan distribusi.

“Pelaksanaan program harus diperkuat melalui kemitraan lintas-sektor bersama BUMN dan pihak swasta, peningkatan pelatihan relawan, serta dukungan pengamanan dari TNI–Polri,” kata ia dalam forum tersebut.

Menurutnya, Eddie menambahkan bahwa langkah demikian diperlukan untuk menutup celah operasional dan memperluas cakupan pelaksanaan.

Selain itu, Eddie menekankan pentingnya rekrutmen tenaga kerja inklusif yang melibatkan mama-mama Papua dan komunitas lokal agar manfaat ekonomi program kembali ke masyarakat.

“Keberhasilan program bukan hanya meningkatkan kesehatan anak, tetapi juga mendorong ekonomi masyarakat serta memperkuat kualitas SDM menuju Indonesia Emas 2045,” kata ia menegaskan.

Forum kemudian menghasilkan kesepakatan pembentukan Tim Pemantau Pemuda MBG untuk mendukung pengawasan, pencatatan distribusi, dan evaluasi rutin pelaksanaan program.

RMI Papua Tengah berharap hasil diskusi tersebut memperkuat partisipasi pemuda sebagai mitra pemerintah dalam percepatan penurunan stunting di Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Jembatan Gantung Sungai Minabu Mulai Terwujud, Warga Pugisiga Apresiasi Pemkab Intan Jaya

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Pembangunan jembatan gantung di Sungai Minabu yang menghubungkan Kampung Pugisiga dan…

6 jam ago

PASTI Kukuhkan Pengurus DPW dan DPC di Delapan Kabupaten Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Pusat Partai Setara Indonesia (DPP PASTI) mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan…

6 jam ago

Dari Tapak ke KTT Hukum Rakyat 2026, Empat Regio Bawa Suara Tanah, Hutan dan Wilayah Adat

JAKARTA, TOMEI.ID | Persoalan penguasaan tanah, konflik tenurial, tekanan industri ekstraktif, hingga perjuangan mempertahankan wilayah…

9 jam ago

FGD PHA Digelar, Pemprov Papua Tengah Perkuat Regulasi Perlindungan Anak di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong penguatan kebijakan dan regulasi daerah terkait…

15 jam ago

KLB Campak Jadi Perhatian, Sidey Perkuat Persiapan Imunisasi ORI

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pemerintah Distrik Sidey bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari dan Puskesmas Sidey memperkuat…

15 jam ago

Polda Papua Tengah Musnahkan 4,7 Gram Sabu, Pengembangan Ungkap Narapidana Lapas Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,7 gram…

15 jam ago