Berita

RUA Ke-XIII IMYAL Yalimo Manokwari Resmi Dibuka, Tegaskan Persatuan dan Regenerasi Mahasiswa Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Semangat persaudaraan, solidaritas, dan regenerasi kepemimpinan mahasiswa mewarnai pembukaan Rapat Umum Anggota (RUA) Ke-XIII Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMYAL) Koordinator Wilayah Kabupaten Yalimo Kota Studi Manokwari yang digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026, di Asrama Mahasiswa Yalimo Amban, Manokwari, Papua Barat.

Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIT itu berlangsung penuh antusiasme dan dihadiri seluruh anggota IMYAL serta sejumlah tamu undangan dari berbagai koordinator wilayah mahasiswa lainnya di Kota Studi Manokwari.

Pembukaan RUA Ke-XIII berlangsung khidmat dan sarat makna kekeluargaan. Momentum tersebut sekaligus ditandai dengan pemasangan nemtek oleh BP Pembina IMYAL, Selpi Wisabal, sebagai simbol resmi dimulainya agenda organisasi tahunan yang menjadi forum tertinggi mahasiswa Yalimo di perantauan.

Dalam sambutannya, Selpi Wisabal menegaskan pentingnya menjaga persatuan, solidaritas, dan semangat belajar di tengah dinamika kehidupan mahasiswa. Ia mengingatkan bahwa organisasi mahasiswa harus menjadi ruang pembentukan karakter dan wadah melahirkan generasi intelektual Yalimo yang bertanggung jawab.

“Mahasiswa harus terus menjaga persatuan, kekompakan, dan meningkatkan semangat belajar serta berorganisasi demi masa depan generasi mahasiswa Yalimo yang lebih baik,” ujarnya.

Badan Pengurus Ikatan Mahasiswa Yalimo (IMYAL) Imanuel Beni Itlay, dalam sambutannya juga mengajak seluruh anggota untuk tetap solid dan disiplin selama mengikuti seluruh tahapan kegiatan RUA. Menurutnya, organisasi bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan ruang belajar membangun tanggung jawab kolektif dan kepemimpinan.

“Organisasi mahasiswa harus menjadi tempat belajar membangun kebersamaan dan tanggung jawab bersama,” katanya.

Sementara itu, Dewan Penasehat Organisasi (DPO) IMYAL, Titus Himan, menegaskan bahwa RUA merupakan agenda strategis organisasi yang menentukan arah perjalanan IMYAL ke depan. Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti kegiatan dengan serius serta menjaga keamanan dan ketertiban selama forum berlangsung.

“Kegiatan RUA adalah agenda penting organisasi. Seluruh anggota harus mengikuti dari awal hingga akhir dengan baik, menjaga keamanan, ketertiban, dan saling menghargai antar sesama anggota,” tegasnya.

Ketua Panitia Pelaksana RUA Ke-XIII, Yaince Bomsae, turut menyampaikan laporan kesiapan panitia sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap seluruh rangkaian agenda dapat berjalan lancar hingga penutupan dan menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi mahasiswa Yalimo di Kota Studi Manokwari.

Dukungan solidaritas juga datang dari sejumlah asrama dan koordinator wilayah mahasiswa lainnya, seperti Korwil Yahukimo dan Pegunungan Bintang yang turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk persaudaraan dan kebersamaan antar mahasiswa Papua di tanah rantau.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh anggota IMYAL mengikuti agenda dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Situasi kondusif yang terjaga menjadi bukti komitmen mahasiswa dalam membangun organisasi yang sehat, disiplin, dan bertanggung jawab.

Melalui pelaksanaan RUA Ke-XIII ini, IMYAL Korwil Kabupaten Yalimo Kota Studi Manokwari diharapkan mampu melahirkan keputusan strategis dan program kerja yang berdampak positif bagi pengembangan sumber daya mahasiswa Yalimo, sekaligus memperkuat persatuan dan solidaritas mahasiswa Papua di Kota Studi Manokwari. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

11 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

12 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

21 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

21 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

2 hari ago