Berita

Satpol PP Dogiyai Bahas Penegakan Disiplin Melalui Rapat Internal

DOGIYAI, TOMEI.ID | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Dogiyai menggelar rapat internal di Aula Koteka-Mogee, Moanemani, Rabu (2/7/2025).

Rapat tersebut membahas penerapan disiplin internal dan penegasan sejumlah larangan bagi seluruh anggota, baik ASN maupun tenaga kontrak, dalam rangka mendukung visi misi pemerintah daerah Dogiyai.

Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Dogiyai, Yohanes Butu, dalam arahannya menegaskan beberapa poin penting larangan yang wajib dipatuhi seluruh jajaran Satpol PP.

Ia menyebutkan bahwa larangan mengonsumsi dan memperjualbelikan minuman beralkohol, serta larangan melakukan aksi palang jalan di wilayah Kabupaten Dogiyai.

“Itu larangan yang harus kita patuhi bersama, tanpa kecuali baik pimpinan, staf, hingga tenaga kontrak. Satpol PP tidak boleh terlibat dalam tindakan-tindakan yang mencoreng wibawa institusi,” tegas Yohanes Butu, yang juga merupakan mantan Kepala Distrik Mapia.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjunjung tinggi kedisiplinan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang juga berlaku bagi tenaga kontrak di lingkungan pemerintahan.

“Peraturan ini menegaskan kewajiban dan larangan bagi seluruh ASN dan tenaga kontrak. Siapa pun yang melanggar akan dikenakan sanksi mulai dari peringatan hingga pemutusan hubungan kerja. Kami tidak akan segan untuk menindak tegas,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa ke depan, pemotongan honorarium tenaga kontrak dan tunjangan kinerja ASN akan diberlakukan bagi yang tidak menjalankan tugas dengan baik. Hasil pemotongan itu, menurutnya, tidak dikembalikan ke kas daerah, melainkan digunakan untuk menunjang kebutuhan operasional anggota yang disiplin dan rajin hadir.

“Honor bukan hak mutlak. Yang menjadi hak adalah gaji dan tunjangan beras. Kalau malas, honor akan dipotong dan dialihkan untuk konsumsi anggota yang aktif,” ujarnya.

Terkait kehadiran, Satpol PP Dogiyai juga akan menerapkan sistem masuk kantor secara bergilir (per pleton) atau secara penuh seperti biasa, sebagai upaya menertibkan kedisiplinan.

Rapat juga dihadiri Kabid Penegak Perda, Aleks Agapa, yang menekankan pentingnya integritas anggota Satpol PP dalam menegakkan hukum.

“Kita adalah ujung tombak penegakan aturan. Jangan pernah melindungi yang salah. Penegakan hukum harus jujur, adil, dan mengedukasi masyarakat,” kata Aleks.

Ia juga mengingatkan agar Satpol PP turut menjaga ketertiban umum dan melindungi masyarakat, serta menumbuhkan semangat cinta tanah air di lingkungan masing-masing untuk mencegah penyebaran paham radikal.

“Dogiyai harus dijaga dari paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur. Kita harus menjadi garda terdepan menjaga ketentraman dan keharmonisan,” tutupnya.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Dogiyai dalam mewujudkan visi “Dogiyai Kuat, Dogiyai Maju, dan Dogiyai Cerdas” selama lima tahun ke depan. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

12 jam ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

20 jam ago

Sambut HUT Ke-81 RI, Dukcapil Papua Tengah dan Nabire Buka Layanan Adminduk Gratis

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil dan…

2 hari ago

Fraksi Demokrat Kritik Kinerja Pemprov Papua Pegunungan, Soroti Serapan APBD dan Kemiskinan

WAMENA, TOMEI.ID | Fraksi Demokrat DPR Papua Pegunungan mengkritik kinerja Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam…

2 hari ago

Deinas Geley Turun ke Jalan Bagikan Bendera, Ajak Warga Papua Tengah Semarakkan HUT Ke-81 RI

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, turun langsung ke jalan di Nabire,…

2 hari ago

Dinkes Papua Tengah Matangkan Renja 2027, Strategi “SPM 2+1” Jadi Penguatan Layanan di Delapan Kabupaten

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah mematangkan Rencana Kerja (Renja) 2027 dengan…

3 hari ago