Berita

Satu Poin Bermakna, Persipura Buktikan Mental Juara di Sleman

YOGYAKARTA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura membuktikan ketangguhan dan mental juara mereka saat menahan imbang versus tuan rumah PSS Sleman tanpa gol, 0–0, dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025–2026, Sabtu (1/11/2025) malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Hasil imbang ini terasa istimewa bagi tim berjuluk Mutiara Hitam, yang harus bertanding di bawah tekanan publik tuan rumah dan menghadapi pemimpin klasemen sementara.

Sejak awal laga, pertandingan berlangsung ketat dan terbuka. Persipura menurunkan trio cepat Ramai Rumakiek, Jeam Kelly Sroyer, dan Gunansar Mandowen di lini depan untuk menekan pertahanan Sleman. Sementara tuan rumah mengandalkan serangan dari sayap dengan tempo tinggi.

Meski beberapa peluang tercipta di kedua sisi, skor tetap kacamata hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Rahmad Darmawan (RD) melakukan rotasi kunci dengan memasukkan Todd Rivaldo Ferre dan Marinus Wanewar. Kombinasi ini membuat Persipura tampil lebih agresif, namun rapatnya pertahanan Sleman membuat sejumlah peluang belum membuahkan hasil.

Di bawah mistar, kiper muda Adzib Al Hakim menjadi salah satu penentu hasil akhir. Ia tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting yang menggagalkan peluang emas tim tuan rumah.

Usai pertandingan, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan semangat juang anak asuhnya.

“Puji Tuhan, semua pemain tampil luar biasa. Tidak mudah mencuri poin dari kandang pimpinan klasemen. Ini hasil disiplin dan kerja keras seluruh tim,” ujar RD dalam konferensi pers pascalaga.

RD menilai pertandingan berlangsung seimbang, dengan kedua tim saling mengancam lewat pola permainan yang berbeda.

“Sleman kuat dalam kombinasi permainan tinggi, sedangkan kami lebih efektif lewat counter attack. Hasil imbang ini realistis dan menjadi modal penting sebelum dua laga kandang berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, gelandang asal Jepang Takuya Matsunaga mengakui bahwa satu poin di Sleman sangat berharga.

“Kami banyak latihan serangan balik minggu ini dan strategi itu berhasil berjalan baik. Sayang belum ada gol, tapi satu poin di Sleman membuat kami percaya diri menghadapi laga kandang,” ujar Matsunaga.

Ia juga menegaskan tim akan fokus mempersiapkan dua pertandingan kandang di Papua.

“Kami pulang dengan semangat baru dan target menang di depan publik sendiri,” ucapnya optimistis.

Tambahan satu poin ini membuat Persipura Jayapura tetap bertahan di posisi keempat klasemen sementara Grup Timur dengan 14 poin. RD menegaskan hasil tersebut bukan sekadar angka di papan klasemen, tetapi juga cerminan kematangan tim secara mental dan taktik.

“Kompetisi masih panjang. Yang penting, kami jaga konsistensi, disiplin, dan semangat juang di setiap laga,” tutupnya.

Dari Sleman, Mutiara Hitam pulang dengan kepala tegak. Satu poin bermakna yang menegaskan: mental juara Persipura belum padam. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Nobar Film “Pesta Babi” di Jayapura Jadi Ruang Kritik Sosial, AKJB Soroti Perampasan Tanah dan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komunitas Anak Kompleks Jalan Baru (AKJB), Kotaraja, Kota Jayapura, menggelar kegiatan nonton…

20 jam ago

Pelajar Tewas Ditembak Aparat di Tembagapura, Mahasiswa Mimika Desak Pemda dan DPRD Usut Tuntas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pelajar dan Mahasiswa Mimika Kota Studi Jayapura menggelar aksi mimbar bebas dan…

20 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Ratusan Pengungsi di Wamena

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mulai bergerak cepat melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan…

21 jam ago

Mulai 19 Mei, Uncen Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur JMSB dan RPL 2026

JAYAPURA, TOMEI.ID | Universitas Cenderawasih sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Tanah Papua telah resmi…

1 hari ago

HIPMI Papua Pegunungan Gelar RAKERDA Perdana, Soroti Kemiskinan dan Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Pegunungan resmi…

1 hari ago

Mahasiswa Paniai Se-Indonesia di Semarang-Salatiga Tolak DOB, Tambang, dan Militerisasi Tanah Adat Papua

SEMARANG, TOMEI.ID | Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Kota Studi Semarang–Salatiga menegaskan penolakan terhadap rencana pemekaran…

1 hari ago