Berita

Sekda Papua Tengah Tegaskan Integritas dan Transparansi dalam Pertanggungjawaban Dana Hibah sangat penting

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Monitoring dan Evaluasi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Dana Hibah Tahun Anggaran 2024 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Rabu (20/8/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, serta dihadiri jajaran perangkat daerah dan organisasi penerima hibah.

Dalam arahannya, Pj Sekda Silwanus Sumule, menegaskan bahwa dana hibah yang disalurkan pemerintah bukanlah hadiah, melainkan kontrak moral yang harus dijaga bersama oleh organisasi penerima. Menurutnya, hibah merupakan wujud kepercayaan pemerintah yang menuntut pertanggungjawaban secara benar, transparan, dan akuntabel.

“Hibah itu bukan hadiah, tetapi kontrak moral. Pemerintah menyalurkan, dan masyarakat bertanggung jawab memastikan manfaatnya,” tegas Sumule di hadapan peserta Monitoring dan Evaluasi LPJ Dana Hibah Tahun Anggaran 2024, Rabu (20/8/2025).

Ia mengingatkan para penerima hibah untuk menjunjung tinggi prinsip integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pengelolaan dana.

Peprov Papua Tengah , kata dia, telah menyiapkan klinik pertanggungjawaban sebagai ruang pendampingan agar organisasi penerima tidak mengalami kesulitan dalam menyusun laporan.

“Kalau ada kesulitan, silakan datang. Biro Pemerintahan siap membantu memperbaiki laporan, dokumentasi, hingga output kegiatan,”jelasnya di hadapan peserta Monitoring dan Evaluasi LPJ Dana Hibah Tahun Anggaran 2024.

Lebih jauh, Sekda mengibaratkan evaluasi hibah sebagai pit stop dalam balapan yang penting untuk memperbaiki langkah, sehingga ke depan pengelolaan dana hibah dapat berjalan lebih cepat, lebih terarah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menekankan bahwa evaluasi merupakan bagian dari proses pembelajaran bersama untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.

Selain itu, Sekda mengaitkan pengelolaan hibah dengan filosofi Noken sebagai simbol kepercayaan budaya Papua bahwa “mari kita isi Noken itu dengan integritas, kerja keras, dan hasil nyata demi kesejahteraan Papua Tengah,” pesannya.

Sekda menegaskan evaluasi tidak hanya berlaku bagi penerima hibah tahun 2024, tetapi juga untuk tahun 2025. Pemprov Papua Tengah berkomitmen mendorong digitalisasi tata kelola hibah agar transparansi terjamin, serta memperkuat koordinasi lintas OPD guna meningkatkan pengawasan dan sinergi pembangunan daerah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

DPD KP2IT Papua Barat, Pilatus Lagowan Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur atas Bantuan untuk Mahasiswa Yahukimo

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KP2IT Provinsi Papua Barat menyampaikan terima kasih dan…

4 jam ago

Kepala K2BPT Apner Itlay Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur Papua Barat

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kepala Kerukunan Keluarga Besar Pegunungan Tengah (K2BPT) Provinsi Papua Barat, Apner Itlay,…

5 jam ago

Empat Hari di Gereja GIDI Misia, Mahasiswa Yahukimo Bongkar Posko dan Kembali ke Kontrakan

MANOKWARI, TOMEI.ID | Setelah empat hari bertahan di lingkungan Gereja GIDI Misia, Amban, Manokwari, mahasiswa…

5 jam ago

Gubernur Papua Barat Tangani Krisis Hunian Mahasiswa Yahukimo, Pembina Dorong Asrama Permanen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Persoalan tempat tinggal yang dialami lebih dari 100 mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo…

6 jam ago

Pdt. Menaser Labene Klarifikasi Pemberian Dua Anggota Polres Puncak: Amplop Berisi Rp100 Ribu dan Bingkisan Sembako

ILAGA, TOMEI.ID | Hamba Tuhan Pdt. Menaser Labene memberikan klarifikasi terkait kedatangan dua anggota Polres…

6 jam ago

Gubernur Meki Nawipa Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Papua Tengah 8 Persen, OPD Diminta Percepat Kerja Nyata

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mendorong percepatan kerja seluruh perangkat daerah untuk…

6 jam ago