Berita

Silwanus Sumule: Penguatan Kualitas Keluarga Jadi Fondasi Pembangunan Paniai 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, menegaskan bahwa fondasi utama pembangunan Kabupaten Paniai dan Provinsi Papua Tengah di tahun 2026 harus dimulai dari penguatan kualitas keluarga sebagai prioritas utama.

Hal ini disampaikan saat membacakan sambutan tertulis Gubernur pada Ibadah Natal 2025 dan Lepas Sambut Tahun Baru 2026 di Kabupaten Paniai, yang dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat, Senin (19/1/2026).

baca juga: Gubernur Papua Tengah Tetapkan Jam Kerja 2026 untuk Efisiensi dan Produktivitas

Dalam arahannya, Dr. Silwanus menegaskan bahwa indikator kemajuan sebuah daerah tidak boleh hanya terpaku pada megahnya bangunan fisik atau infrastruktur, melainkan harus lebih fokus pada peningkatan kualitas manusia dan kesejahteraan keluarga.

“Pembangunan yang sejati tidak hanya diukur dari gedung yang berdiri atau jalan yang terbentang, tetapi dari seberapa berkualitas manusia, seberapa utuh keluarga-keluarga yang ada di dalamnya, serta sejauh mana nilai-nilai luhur diterapkan,” tegas Dr. Silwanus di hadapan para jemaat dan tamu yang hadir.

baca juga: Pemprov Papua Tengah Siapkan Bandara Nabire Layani Pesawat Berbadan Lebar

Menyongsong tahun 2026, Silwanus menitipkan harapan besar bagi transformasi Kabupaten Paniai, terutama dalam percepatan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Beliau berpesan agar nilai-nilai spiritual menjadi kompas yang kokoh dalam menjalankan roda pemerintahan dengan penuh integritas.

“Mari kita jadikan nilai Natal, yakni kasih, pengorbanan, dan pengharapan, sebagai dasar dalam setiap kebijakan dan pelayanan kita kepada rakyat. Kita ingin melihat anak-anak Paniai tumbuh sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan menjadi generasi emas yang takut akan Tuhan,” tegasnya

Lebih lanjut, Dr. Silwanus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan memperkuat momentum kedamaian yang telah tercipta selama tahun 2025 dengan semangat kekeluargaan. Menurutnya, perbedaan adalah kekayaan yang harus dijaga dan dirajut dalam persatuan yang kokoh.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemkab Paniai, TNI, POLRI, serta seluruh elemen masyarakat yang berhasil menjaga stabilitas keamanan. Keberhasilan ini memungkinkan aktivitas kemasyarakatan dan ibadah berlangsung dengan penuh sukacita, kedamaian, dan ketertiban. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kronologi Penangkapan Lima Warga Sipil di Nabire, Terjadi di Tiga Lokasi Berbeda dalam Sehari

NABIRE, TOMEI.ID | Lima warga sipil dilaporkan diamankan aparat gabungan kepolisian yang tergabung dalam Satgas…

1 jam ago

Lima Warga Sipil Dilaporkan Ditangkap Aparat di Nabire, Kapolres Mengaku Belum Terima Laporan

NABIRE, TOMEI.ID | Aparat gabungan dilaporkan menangkap sedikitnya lima warga sipil di wilayah Bumi Wonorejo,…

2 jam ago

Menunggu Ruang di Tanah Sendiri: Refleksi dari Tanah Kamoro dan Amungme

Di Papua, kisah tentang penerimaan dan persaudaraan telah berlangsung jauh sebelum pembangunan modern hadir. Bagi…

2 jam ago

Warga Sipil Nabire Dilaporkan Ditangkap Aparat Kepolisian, Organisasi HAM Desak Penjelasan Resmi

NABIRE, TOMEI.ID | Seorang warga sipil bernama Desen Agimbau (29) dilaporkan ditangkap aparat di kawasan…

3 jam ago

Persido Mengamuk di Wania Imipi: Persintan Dihajar 6–0 pada Laga Liga 4 Papua Tengah

TIMIKA, TOMEI.ID | Persido tampil perkasa dengan kemenangan telak 6–0 atas Persintan dalam lanjutan kompetisi…

4 jam ago

Tekan Inflasi Jelang Lebaran, Pemprov Papua Tengah dan Polisi Pelototi Harga Pangan di 8 Kabupaten

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggandeng aparat kepolisian untuk memperketat pengawasan harga…

4 jam ago