Berita

TPNPB Bebaskan Tiga Warga di Yahukimo, Keluarkan Peringatan Zona Konflik

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim telah membebaskan tiga warga sipil yang sebelumnya ditangkap di wilayah konflik bersenjata Korowai, perbatasan Kabupaten Yahukimo dan Pegunungan Bintang.

Klaim tersebut disampaikan melalui siaran pers yang dirilis pada Kamis (19/3/2026), sebagaimana dijelaskan oleh juru bicara TPNPB, Sebby Sambom.

Menurut keterangan yang disampaikan, penangkapan hingga pembebasan ketiga warga tersebut terjadi pada Rabu (18/3/2026) oleh pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo dari Batalion Korowai.

TPNPB menyebut ketiga warga yang disebut sebagai “imigran Indonesia” itu diamankan saat memasuki wilayah yang mereka klaim sebagai zona konflik bersenjata, kemudian menjalani interogasi sebelum akhirnya dipulangkan.

“Ketiga warga tersebut telah mengakui kesalahan dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya, sehingga diputuskan untuk dibebaskan,” demikian pernyataan resmi TPNPB.

TPNPB menyatakan pembebasan tersebut merupakan bentuk peringatan terakhir kepada pemerintah Indonesia terkait aktivitas warga non-lokal di wilayah konflik.

Selain itu, TPNPB juga mengimbau agar masyarakat yang disebut sebagai “imigran Indonesia” tidak memasuki kawasan yang mereka klaim sebagai wilayah perang karena berisiko tinggi terhadap keselamatan.

Dalam pernyataannya, TPNPB turut meminta Prabowo Subianto untuk segera melakukan evakuasi warga sipil dari wilayah yang dinilai rawan konflik bersenjata.

TPNPB juga mengklaim bahwa tindakan yang dilakukan selama ini ditujukan kepada pihak yang dianggap sebagai bagian dari jaringan intelijen, bukan masyarakat sipil secara umum, serta menyebut adanya proses pemantauan sebelum tindakan dilakukan.

Namun demikian, mereka menegaskan bahwa tidak ada jaminan keselamatan bagi pihak-pihak yang tetap berada atau memasuki wilayah konflik tersebut, sehingga situasi keamanan dinilai masih sangat rawan.

Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak TNI maupun aparat keamanan Indonesia terkait klaim tersebut maupun kondisi keamanan di wilayah Yahukimo.

Dengan demikian, informasi tersebut disampaikan oleh pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo dari Batalion Korowai. Redaksi tomei.id akan terus memperbarui informasi secara faktual dan berimbang. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

IMPPETANG Perkuat Kaderisasi dan Dorong Transparansi Pelibatan Mahasiswa Pegunungan Bintang

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ketua Departemen Pengembangan Organisasi (PO) Ikatan Mahasiswa/i Pelajar Pegunungan Bintang (IMPPETANG) se-Indonesia,…

6 jam ago

Cakalele dan Lego-Lego Sambut Asesor BAN-PDM di SD Negeri Fuikang

FEIMOTAU, TOMEI.ID | Tarian Cakalele dan Lego-Lego mengiringi kedatangan dua asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan…

6 jam ago

613 CPNS dan PPPK Ikuti Prajabatan dan Orientasi, BKPSDM Paniai Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

PANIAI, TOMEI.ID | Sebanyak 613 peserta CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di…

6 jam ago

Nabire Bukan Tanah Kosong, Pemerintah dan Investor Diminta Koordinasi dengan Pemilik Ulayat

NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Adat Mee-Pago Kabupaten Nabire menegaskan bahwa tanah adat di Nabire bukan…

8 jam ago

Amatus Anouw dan Eman Giyai Promosikan Kopi Dogiyai, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas

NABIRE, TOMEI.ID | Kopi lokal Dogiyai diperkenalkan dalam Festival Kopi Papua Tengah 2026 di Aula…

10 jam ago

Konflik Antarsuku Ganggu Keamanan, Pemuda Baptis Cup 2026 Ditunda

WAMENA, TOMEI.ID | Panitia Pemuda Baptis Cup 2026 resmi menunda seluruh rangkaian pertandingan mulai Rabu,…

10 jam ago