Berita

TPNPB Klaim Tembak Aparat TNI di Maybrat, Satu Tewas dan Dua Luka

MAYBRAT, TOMEI.ID | Kelompok bersenjata yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim telah menembak tiga aparat militer Indonesia dalam sebuah kontak senjata di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu (22/3/2026) siang.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi, TPNPB menyebut satu prajurit TNI dilaporkan tewas akibat luka tembak di bagian dada, sementara dua lainnya mengalami luka serius dan disebut tengah dirujuk untuk penanganan medis ke Sorong.

TPNPB melalui jaringan lapangannya juga mengklaim bahwa dalam insiden tersebut mereka menyita dua pucuk senjata api beserta logistik militer dari lokasi kejadian.

Menurut keterangan yang disampaikan, kontak senjata terjadi di sekitar pos militer di wilayah Kampung Sori. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI terkait kebenaran klaim tersebut.

Selain laporan korban, TPNPB juga menyebut situasi keamanan di wilayah Maybrat kembali memanas pasca insiden tersebut. Warga sipil dilaporkan mengalami ketakutan dan sebagian kembali mengungsi ke hutan, mengantisipasi kemungkinan operasi militer lanjutan.

Dalam pernyataannya, TPNPB turut menyampaikan imbauan kepada pemerintah pusat, termasuk Presiden, agar tidak melakukan operasi militer yang dinilai berpotensi memperburuk kondisi warga sipil di wilayah konflik.

Mereka juga meminta perhatian lembaga kemanusiaan internasional untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat sipil yang terdampak konflik bersenjata di Papua.

Siaran pers resmi tersebut ditandatangani oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, serta penanggung jawab nasional KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait klaim operasi gabungan maupun laporan korban jiwa tersebut.

Redaksi tomei.id menegaskan bahwa informasi ini masih bersumber dari satu pihak, yakni TPNPB. Upaya konfirmasi kepada TNI dan aparat keamanan setempat terus dilakukan guna memastikan verifikasi, keberimbangan, dan akurasi pemberitaan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

SK Mendagri Sudah Terbit, Wamendagri Desak 11 Anggota DPRP Papua Pegunungan Segera Dilantik

JAKARTA, TOMEI.ID | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua…

8 jam ago

HUT ke-54 Pemuda Sinar Bintang Daud, Teguhkan Iman dan Regenerasi Menuju 100 Tahun

DOGIYAI, TOMEI.ID | Memasuki usia ke-54 tahun, Pemuda Kelompok Sinar Bintang Daud meneguhkan komitmen untuk…

8 jam ago

Klarifikasi, Nanci Tegaskan Tak Usir Wartawan dari RDP: Forum Disebut Bersifat Terbatas

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua DPRK Nabire, Nanci Karolin Worabay, menegaskan dirinya bukan pihak yang meminta…

8 jam ago

Solidaritas Merauke Desak PSN Papua Selatan Dihentikan Usai Pemerintah Janji Setop Deforestasi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Solidaritas Merauke mendesak pemerintah menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pangan dan…

14 jam ago

Diundang Meliput, Wartawan Malah Diusir dari RDP oleh DPRK Nabire, Ada Apa?

NABIRE, TOMEI.ID | Seorang wartawan Mitrapol.com, Stefatunus Tawas, diminta meninggalkan ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP)…

15 jam ago

LBH Papua Laporkan Dugaan Penganiayaan Ketua MPM Uncen oleh Anggota Polresta Jayapura ke Polda Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Lembaga Bantuan Hukum Papua (LBH Papua) melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Majelis…

16 jam ago