Berita

TPNPB Kodap III Ndugama Derakma Klaim Tembak 1 Anggota TNI

NDUGA, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim telah menembak seorang anggota TNI di wilayah Kuid, Yuguru, Kabupaten Nguga, Papua Pegunungan, Jumat (20/6/2023).

TPNPB Kodap III Ngugama menyebutkan satu anggota tertembak saat terjadi baku tembak dengan Satgas Habema di Pos TNI II di wilayah Kuad pukul 09.00 WIT. Sementara lainnya dikabarkan mengalami luka-luka.

Mayor Ibet Gwijangge melalui Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom dalam keterangan resminya membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut laporan yang diterima dari medan konflik, penyerangan dilakukan sebagai bentuk protes terhadap keberadaan pos militer di wilayah yang diklaim sebagai kawasan sipil.

TPNPB menyebut setidaknya ada lima alasan penyerangan tersebut dilakukan.

Pertama, mereka menilai keberadaan pos militer di Yuguru mengancam keselamatan warga sipil.

Kedua, peringatan agar militer Indonesia menarik diri dari Yuguru disebut telah disampaikan berulang kali sejak awal 2025, namun tidak diindahkan.

Ketiga, TPNPB menuduh militer Indonesia melakukan penangkapan dan tindakan kekerasan terhadap warga sipil, termasuk kasus mutilasi seorang warga bernama Abral Wandikbo pada Maret 2025.

Keempat, mereka menyebut militer membakar fasilitas umum seperti gereja dan puskesmas serta membangun pos tanpa persetujuan masyarakat.

Kelima, TPNPB menuduh militer Indonesia melakukan perampasan harta benda warga sipil di Yuguru.

TPNPB menuding operasi militer di Yuguru telah melanggar hukum humaniter internasional, termasuk Konvensi Jenewa 1949. Oleh karena itu, mereka menyebut serangan ini sebagai tindakan balasan atas dugaan pelanggaran tersebut.

Pihak militer Indonesia hingga berita ini diterbitkan belum mengeluarkan keterangan resmi terkait insiden tersebut. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

50 menit ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

2 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

11 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

12 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

1 hari ago