Berita

TPNPB Umumkan Pembukaan Medan Perang di Pogoma hingga Sinak Barat

NABIRE, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) melalui Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB menyatakan telah membuka medan perang di wilayah Pogoma hingga Sinak Barat, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam siaran pers resmi yang diterima redaksi, Senin (1/9/2025), berdasarkan laporan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen dari Markas Gilonik, disebutkan bahwa pasukan TPNPB di wilayah Puncak Ilaga, yang dipimpin sejumlah panglima kodap, kini bergerak melakukan operasi militer melawan aparat TNI-Polri.

“Perang telah dibuka, pertempuran akan terjadi. Apapun alat dan logistik perang yang digunakan oleh aparat militer Indonesia di medan perang, kami tidak takut dan siap melawan,” tegas Lekagak Telenggen dalam keterangan yang dikutip dari siaran pers tersebut.

Dalam pernyataannya, Lekagak Telenggen meminta Presiden RI Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto untuk menghentikan operasi militer di luar wilayah yang disebut sebagai “medan perang”. Ia menuding bahwa aparat keamanan masih melakukan penembakan dan penangkapan terhadap warga sipil di berbagai wilayah Papua.

“Jika mau kejar kami, silakan masuk di medan perang dari Pogoma sampai Sinak Barat, bukan menyerang masyarakat sipil,” ujarnya.

TPNPB juga menegaskan bahwa perang dengan militer Indonesia tidak akan berhenti sampai ada pengakuan kemerdekaan Papua Barat. Dalam siaran pers itu, TPNPB menuding pemerintah Indonesia bertanggung jawab atas berbagai pelanggaran kemanusiaan dan operasi militer di Papua sejak lebih dari enam dekade lalu.

Siaran pers ini ditandatangani oleh Jenderal Goliat Tabuni (Panglima Tinggi TPNPB-OPM), Letjen Melkisedek Awom (Wakil Panglima), Mayjen Terianus Satto (Kepala Staf Umum), dan Mayjen Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum).

Pernyataan ini merupakan versi resmi dari pihak TPNPB-OPM. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari TNI maupun pemerintah pusat terkait klaim pembukaan medan perang di wilayah Puncak tersebut. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Deinas Geley Dorong BLK UMKM di Mimika, Fasilitas Perikanan Poumako Disiapkan untuk Pengembangan 2027

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, melakukan kunjungan kerja dengan meninjau sejumlah…

2 jam ago

Deinas Geley Tegaskan GKII dan Kingmi Jangan Terpecah Lagi, Ajak Warga Hentikan Perang

TIMIKA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengajak jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia…

13 jam ago

Dibangun Swadaya, Jembatan Kampung Tibai Kembali Putus; Warga Minta Pemerintah Bertindak

NABIRE, TOMEI.ID | Jembatan gantung Kali Degeuwo yang menjadi akses menuju Kampung Tibai, Distrik Siriwo,…

13 jam ago

36 Tim SMP Ikuti Kapolda Cup I 2026, Panitia Minta Pemerintah Perhatikan Fasilitas Olahraga

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 36 tim sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Nabire mengikuti Turnamen Mini…

14 jam ago

SIAP DPMPTSP Harus Pangkas Birokrasi dan Persempit Celah Pungli di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Staf Ahli III Gubernur Papua Tengah, Ukkas, menegaskan bahwa transformasi digital pelayanan…

14 jam ago

Kekeringan dan Asap Ganggu Warga, PMI Paniai Salurkan Air Bersih dan Masker Gratis

PANIAI, TOMEI.ID | Kekeringan serta kondisi udara yang dipenuhi asap dan debu menjadi perhatian Palang…

16 jam ago