Berita

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Direalisasikan, Enam Gubernur Papua Siap Kawal Komitmen Presiden

NABIRE, TOMEI.ID | Enam gubernur dari wilayah Tanah Papua melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan di Jakarta, guna mempertanyakan sekaligus menindaklanjuti janji Presiden Prabowo Subianto terkait pengembalian dana Otonomi Khusus (Otsus).

Hasilnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia memastikan realisasi pengembalian dana Otsus sebesar Rp12,69 triliun. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Askolani, dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin (13/4/2026) sore.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menyambut keputusan tersebut dengan apresiasi tinggi. Ia menilai realisasi dana Otsus itu sebagai bukti konkret keberpihakan pemerintah pusat terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.

“Ini bentuk komitmen pemerintah pusat yang patut diapresiasi. Dana Otsus memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua,” tegas Fakhiri.

Ia menambahkan, janji Presiden terkait peningkatan kembali dana Otsus yang sebelumnya mengalami penurunan kini telah terealisasi, sekaligus menjawab harapan pemerintah daerah.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Provinsi Papua akan segera menyusun langkah strategis, termasuk menyiapkan perencanaan program yang matang untuk diajukan ke kementerian terkait.

“Fokus kami adalah memastikan penggunaan dana Otsus efektif, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Fakhiri juga menegaskan bahwa pengelolaan dana Otsus harus dilakukan secara akuntabel dan menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur.

Terkait isu efisiensi anggaran, ia menyebut kebijakan tersebut berlaku secara nasional. Namun demikian, menurutnya, kebutuhan pembangunan di Papua tetap harus menjadi prioritas utama pemerintah pusat.

“Kami ingin memastikan dana yang telah dikembalikan ini dikelola dengan baik dan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat Papua,” pungkasnya. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kendaraan Berpelat Luar Masih Beroperasi di Manokwari, Samsat Soroti Potensi Pajak Daerah

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kendaraan berpelat nomor luar daerah masih bebas beraktivitas di Manokwari, sementara kewajiban…

3 jam ago

Daniel Tauwai Baca Buku Hampir Sejam di Rumah Inspirasi Kebadabi, Mecky Tebai: Ini Pelajaran bagi Generasi Muda

NABIRE, TOMEI.ID | Daniel Tauwai menghabiskan waktu hampir satu jam membaca buku saat mengikuti kegiatan…

4 jam ago

Penduduk Papua Tengah Capai 1.397.590 Jiwa, Bertambah 13.363 pada Semester I 2026

NABIRE, TOMEI.ID | Jumlah penduduk Provinsi Papua Tengah mencapai 1.397.590 jiwa pada Semester I 2026,…

1 hari ago

Cegah Pembakaran Hutan dan Lahan, Pemuda KINGMI Desak Pernyataan Bupati Nabire Ditindaklanjuti

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua Biro Pemuda KINGMI Klasis Nabire, Yeri Nawipa, meminta pemerintah, aparat, lembaga…

1 hari ago

Mahasiswa Pegunungan Bintang Tolak Wacana Kabupaten Okmin, Soroti Transparansi dan Kesiapan Daerah

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Pegunungan Bintang yang juga Menteri HAM dan Hukum BEM Universitas Cenderawasih,…

1 hari ago

Kebakaran Lahan Kunga Disorot, Deinas Tenanum Desak Bupati dan Ketua DPRK Puncak Bertanggung Jawab

PUNCAK, TOMEI.ID | Dugaan pembakaran lahan di Kampung Kunga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah,…

1 hari ago