Berita

Truk Terbalik di KM 141 Jalan Trans Papua Nabire–Dogiyai, Kerusakan Jalan Kian Mengkhawatirkan

NABIRE, TOMEI.ID | Sebuah truk mengalami kecelakaan tunggal di KM 141 Jalan Trans Papua, ruas Nabire–Dogiyai, Papua Tengah, pada jalur vital penghubung antardaerah di wilayah pegunungan.

Insiden tersebut terjadi akibat kondisi badan jalan yang licin dan menanjak curam setelah material penahan jalan terlepas, yang sudah lama dikeluhkan warga setempat sekitar lokasi.

Kecelakaan ini kembali membuka persoalan serius terkait buruknya kualitas infrastruktur Jalan Trans Papua di wilayah tersebut, khususnya pada titik rawan yang hingga kini belum mendapat penanganan permanen.

Warga setempat menegaskan, kerusakan jalan di KM 141 bukan kejadian baru. Ruas tersebut dilaporkan telah rusak sejak sebelum pemekaran Provinsi Papua Tengah, namun hingga saat ini belum tersentuh perbaikan menyeluruh oleh pemerintah maupun instansi teknis terkait.

Sebagai jalur utama penghubung Nabire dan wilayah Dogiyai, kondisi jalan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik antarwilayah. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama kendaraan bermuatan berat.

Warga menyebut, perbaikan dapat dilakukan dengan penimbunan material setinggi sekitar lima hingga enam meter serta perataan badan jalan sepanjang lebih dari 70 meter agar jalur tersebut kembali berfungsi normal dan aman dilalui.

“Kondisi seperti ini sudah lama terjadi. Saat hujan turun, kendaraan sangat rawan tergelincir dan terbalik,” ujar seorang warga yang rutin melintasi jalur Nabire–Dogiyai.

Hingga peristiwa kecelakaan ini terjadi, belum terlihat adanya langkah perbaikan permanen di lokasi. Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan penanganan serius dan menyeluruh, guna mencegah kecelakaan serupa terulang di Jalan Trans Papua. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemuda Adat Moi Bubarkan Pertemuan Pemda Sorong dan PT Papua Agri Mandiri

SORONG, TOMEI.ID | Pemuda Adat Moi membubarkan pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama PT Papua…

5 jam ago

Hari Masyarakat Adat Sedunia, KOMASDELING PAPSEL Desak Penghentian Perampasan Tanah dan Pendekatan Militer di Papua

MERAUKE, TOMEI.ID | Komite Aksi Selamatkan Demokrasi dan Lingkungan Papua Selatan (KOMASDELING PAPSEL) menyampaikan sejumlah…

7 jam ago

HMPJ Jayapura Desak Perlindungan Hak Adat, Tolak Eksploitasi SDA dan Penggusuran Tanah Adat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura mendesak pemerintah memperkuat perlindungan terhadap…

16 jam ago

Kopi Jadi Andalan Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Pacu Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat sektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, sebagai salah…

16 jam ago

Tanah Adat Simapitowa Dipersoalkan, 11 Tuntutan Dibawa ke DPR Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan di Nabire, ratusan masyarakat dari Siriwo, Mapia,…

1 hari ago

BREAKING NEWS: SIMAPITOWA Gelar Aksi di DPR Papua Tengah, Tolak Eksploitasi Gunung Weiland

NABIRE, TOMEI.ID | Masyarakat Peduli Alam dan Manusia yang tergabung dalam Siwiwo, Mapia, Pigaiye, Piyaiye,…

2 hari ago